Tinnitus (Telinga Berdengung)

Berikut adalah klien tinnitus (telinga berdenging), dimana klien telah 3x berobat ke THT, telah dicek MRI dan CT Scan dan beberapa pengobatan alternatif lainnya dan ke dua dokter syaraf, namun gejala tinnitus tersebut hanya sedikit berkurang dan kemudian sering menjadi lebih kuat.

Setelah terapi dilakukan ternyata didapat akar masalah adalah saat kecil klien sering mendengar orang tuanya bertengkar hebat, ibunya sering memarahi ayahnya dan ibunya sering sekali menyalahkan klien dan mengkritik klien dalam segala hal. Sering menyalahkan dan mengkritik klien sejak kecil membuat pikiran bawah sadar klien membentuk suatu  defense mechanism berupa sifat perfeksionis, klien jadi sangat perfeksionis dalam segala hal yang dilakukannya, supaya tidak ada celah sedikitpun bagi ibunya ataupun orang lain utk menyalahkannya. Setelah dewasa sering merasa cemas, resah, sering khawatir berlebih terhadap hal-hal yang tidak sempurna yang  terjadi dalam hidupnya. Hal ini berakibat gangguan pada fisik berupa rasa kesemutan di kepala, punggung dan leher panas, dan beberapa bulan terakhir telinga berdenging parah (tinnitus).

Setelah trauma masa lalu dilepas, bagian diri klien (baca program pikiran) saat kecil yang mempunyai persepsi atau pemaknaan salah terhadap situasi saat kecil di edukasi ulang, klien merasa lega dan tenang dan cukup percaya diri, dan nyaman.

Pesan untuk para orang tua :

Sebaiknya berikan ruang pada anak untuk melakukan sesuatu dengan caranya sendiri, tentunya dengan bimbingan dan cinta kasih. Jangan selalu disalahkan, dikritik. Sebaiknya jangan bertengkar dihadapan anak, karena kita tidak pernah tahu pemaknaan seperti apa yang akan diterima oleh pikirannya dan emosi seperti apa yang dihasilkan sebagai akibat pemaknaannya tersebut.

Walaupun kita sayang sekali kepada anak, tapi kalau kita sering marah dan menekannya terus menerus, anak bisa salah mengartikannya dan hal tersebut bisa mengakibatkan suatu perasaan tidak nyaman yang terus terbawa hingga dewasa.

Berikut percakapan dengan klien satu hari setelah terapi dilakukan :

Participants:

————-

Terapis, Klien<3d<3y

Messages:

———

Terapis: Bu bagaimana perkembangan yang ibu rasakan hari ini?semoga baik ya bu

Klien: Alhamdulillah benar2 saya merasa lebih baik pak.saya juga gak menyangka efek nya bisa secepat ini.makasih ya pak.

Terapis: Sama2 bu, sukurlah. Nanti kabari saya kalau ada perkembangan lagi ya bu

Klien: Baik pak.makasih ya pak.

Terapis: Tapi tinnitus nya sdh tdk terdengar bu?

Klien: Ada pak,tapi halus banget itupun harus dicari2 dulu=D

Terapis: ha ha ha ha.

Terapis: Sukurlah saya senang sekali mendengarnya.

Klien : Lebih halus lagi dari yg saya ketemu bpk krmmarin

Terapis: Bagus deh, semoga bisa hilang sama sekali ya bu, padahal kita belum sentuh khusus kesitu ya bu

Terapis: Skrg sudah enjoy pergi jalan2 sama anak ke mall,dan gak ada lagi rasa cemas yg sering datang Alhamdulillah

Terapis: Waah sukur pada Allah ya bu

Klien: Memang dibuku miracle of tinutus,salah satu alternatif utk tinitus itu adalah hypnoteraphy,makanya saya coba konsul ke bpk

Terapis: Ya berarti memang sudah saatnya diijinkan Allah utk sembuh ya bu

Klien: Amiin YRA.iya makasih juga yah bpk di utus Allah sbgai perantara utk membantu penyembuhan saya.makasih ya pak

Terapis: Amiiin,  sama2 bu, keep contact ya bu

Klien: Iya pak.selamat siang

Terapis:  Selamat siang bu:)

 

Disclaimer

*Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

This entry was posted in 1. CONTOH KASUS and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply