Kurang lebih seminggu yang lalu saya membantu seorang klien, yang setelah usai terapi baru saya ketahui bahwa beliau seorang dokter umum. Masalahnya adalah berat badang, beliau merasa berat badannya berlebih karena sulit mengontrol nafsu untuk ngemil. Menurut pengakuannya setiap kali melihat makanan kecil atau permen coklat, rasa ingin ngemilnya timbul dengan kuat. Sebetulnya perasaan ingin ngemil itu tidak lah masalah, namun yang jadi masalah adalah sulitnya mengerem atau membatasi jumlah cemilan yang dikonsumsi. Usut punya usut, dalam kondisi hipnosis akhirnya beliau dengan spontan tergali akar masalahnya, yaitu ketika masih kecil, ada masa ketika beliau melihat permen dan ingin sekali mencicipi, namun ayahnya yang terlalu “strict” melarangnya. Akhirnya timbul lah rasa penasaran yang terbawa di dalam pikiran bawah sadarnya, mungkin lebih tepatnya disebut perasaan bawah sadar. Sehingga mengakibatkan saat dewasa, dorongan perasaan itu terus timbul. Setelah dinetralkan, akhirnya setelah seminggu saya cek, beliau sudah mampu mengendalikan keinginan ngemil berlebih tersebut. Berikut adalah sms dari beliau yang saya tulis apa adanya sesuai gaya penulisan sms beliau:

“sore pak..maaf br balas. Alhmd. Kl ngemil sdh ga kyk dulu sdh bs tahan ( pikiran isinya ga ngemil aja), Gt jg soal makan besar sdh ga kalap lagi (dalam hal porsi)”

nah saya tulis disini adalah sebagai pembelajaran kita sebagai orang tua, hendaklah tidak teralalu kaku, namun juga tidak terlalu loose dalam mendidik anak. Bagaimanapun cara yang seimbang adalah lebih baik.

Disclaimer

*Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, diantaranya adalah besar kecilnya niat klien untuk sembuh serta ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.