Berikut adalah kasus terapi seorang pemuda yang sering kabur dari rumah, dan suka mencuri. Dari kasus ini semakin diperkuat kesimpulan bahwa cinta kasih orang tua kepada anak sangatlah penting, dan kesadaran orang tua akan cara-cara mencurahkan cinta kasih kepada anak juga sangat penting. Jangan sampai orang tua berpuas diri dan yakin sudah mencurahkan cinta kasih dengan cara yang benar, melainkan terus mengevaluasi diri dan memantau perkembangan mental anak.

Klien adalah seorang pemuda usia 22 tahun, yang dianggap trouble maker dilingkungannya. Klien drop out dari sekolah kelas II SMP (usia sekitar 14 tahun) dan sejak saat itu menganggur dan tidak meneruskan sekolah. Adapun alasan klien tidak meneruskan sekolah karena merasa tidak bisa mengikuti pelajaran.

Kesukaan klien saat ini hanya main game, klien biasanya main game di warnet. Orang tua klien menyadari bahwa klien adalah pemuda yang bandel dan tidak punya teman. Tidak ada pemuda sebayanya yang mau bermain dengannya. Karena hobi klien bermain diwarnet menghabiskan uang sangat banyak, maka orang tuanya sering melarang klien main ke warnet.

Karena kesukaannya dilarang, klien sering kabur dari rumah untuk main di warnet. Dan sebagai modal untuk main di warnet, klien nekat mencuri uang, handphone dan barang-barang lain yang mudah dijual dari rumah tetangga disekitarnya.

Biasanya sekali main di warnet klien bisa menghabiskan sampai Rp.300.000,- karena klien bermain non stop bisa sampai 2-3 hari berturut-turut tanpa pulang.

Beberapa kali klien kepergok saat mencuri di rumah tetangganya, dan kejadian terakhir, sekitar 1 minggu sebelum terapi ke tempat saya, klien kepergok mencuri dan sempat dihakimi massa, namun sempat diselamatkan polisi setempat.

Adapun orang tua klien sudah putus asa akan kelakuan anaknya ini, dan tidak bisa berbuat apa-apa karena tidak mempunyai biaya untuk terapi ke psikolog ataupun jenis-jenis terapi perilaku lainnya.

Untunglah klien mempunyai tetangga yang baik hati, yang dengan tulus mau membantu mencarikan bantuan bagi klien dan keluarganya dan menanggung biayanya. Setelah pencarian lewat internet, tetangga klien mendapati no contact saya dan menghubungi saya untuk janji terapi klien.

Saat bertemu klien, sebut saja namanya Bowo (bukan nama sebenarnya), terlihat kesadaran Bowo untuk berubah menjadi lebih baik dan menjalani hidup yang bermakna cukup kuat. Namun Bowo tidak kuat untuk menahan desakan-desakan perasaan ingin bermain yang kuat dari pikiran bawah sadarnya yang sudah sangat kecanduan dan terbiasa bermain game di warnet.

Sebagai awal peningkatan kesadaran, saya banyak melakukan waking hypnosis untuk menaikan citra diri klien dan kepercayaannya pada dirinya sendiri, bahwa segala sesuatu yang dibutuhkannya untuk hidup lebih baik dan sukses, sudah diberikan Allah kepadanya. Saya juga mengedukasi klien yang merasa bodoh sehingga tidak meneruskan sekolah, bahwa kemampuan otaknya sangat luar biasa (saya edukasi dengan cerita-cerita penelitian tentang otak di luar negri), dan bahwa hanya pendapatnya tentang dirinya sendirilah yang membuatnya merasa dan percaya bahwa dirinya bodoh, sehingga seakan-akan dia menjadi sungguh-sungguh bodoh. Ingat bahwa salah satu sifat pikiran bawah sadar, bahwa pikiran bawah sadar akan menjadikan relalita apapun juga belief atau kepercayaan kita tentang diri kita.

Adapun dari hasil penggalian saat klien sudah dibimbing masuk kondisi relaksasi mentalnya (kondisi hypnosis), kebiasaaan klien kabur dari rumah dan mencuri adalah karena kecanduannya main game di warnet. Sedangkan asal mulanya klien terdorong untuk main game di warnet adalah klien merasa kurang diterima dan kurang dicintai di keluarga (terutama oleh ibunya). Klien merasa sering mendapat perlakuan tidak adil dan berbeda dengan kakaknya ataupun adiknya. Akar masalah ini terjadi saat klien berusia sekitar 7 tahun.

Setelah didapat akar masalahnya, dan emosi negatifnya dilepaskan, serta pikiran bawah sadar klien diberikan perspektif baru yang nyaman bagi dirinya tentang perbedaan perlakuan oleh ibunya kepadanya, maka pikiran bawah sadar klien siap berubah membawa klien kepada kehidupan yang lebih baik.
Adapun sebagai substitusi (pengganti) kesukaan klien bermain game di warnet yg sering mendorongnya untuk mencuri, solusi dari pikiran bawah sadarnya sendiri adalah, bila klien sampai merasa kesepian atau kurang nyaman di rumah, dia akan berolah raga berenang (salah satu hobinya) dan membantu pekerjaan orang tua di rumah, serta mulai mencari pekerjaan-pekerjaan apapun yang bisa dilakukannya untuk mulai menghasilkan uang.

Berikut adalah sms yang dikirimkan tetangga klien yang baik hati, yang begitu peduli pada klien dan keluarganya, mengenai perkembangan klien setelah terapi.


Pagi pak ,hanya mengabarkan bahwa perkembangan Bowo sampai hari ini menuju kearah yg positif.Masih bisa tetap tinggal dirumah tanpa kabur dan melakukan pencurian lagi.saat ini juga sudah diajak ayahnya ikut bantu kerja spy ada kesibukan.Semoga  Bowo  bisa punya masa depan yg lebih baik.saya dan kel Bowo sangat berterima kasih pada bapak atas bantuannya..

jawaban saya :

Bu, terimakasih atas informasinya. Membaca berita ini saya senang dan bersyukur untuk diri Bowo. Semoga Allah terus menuntun Bowo dan keluarga menjalani hidup yg lebih baik lagi dan semoga Allah memberkati ibu dan keluarga berlimpah2 atas segala kebaikan hati dan upaya ibu bagi Bowo dan keluarga

Sama2 pak,semoga juga bapak selalu dikaruniai kesehatan sehingga bisa bantu lebih banyak orang.Next nya saya yg minta dibantu ya pak, dengan kondisi batin/mental saya sendiri.Saya merasa kalo saya terus begini saya ga akan pernah moving forward..sepertinya tidak masalah,tapi saya merasa ada sesuatu yg menghalangi saya untuk feel free being happy and can do anything..

Saya siap membantu ibu 🙂

 

Disclaimer

*Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.