Kasus Bisnis

Dalam beberapa kasus bisnis, permasalahan yang timbul selain dari kurangnya strategi bisnis adalah hambatan mental dari dalam diri sendiri. Hambatan mental umumnya menghambat pelaksanaan dari strategi bisnis yang telah ditetapkan. pPerasaan malu, minder, takut dan sejenisnya membuat sesorang tidak dapat menjalanan rencana bisnis yang telah dibuatnya. Saat hal tersebut terjadi, carilah bantuan untuk menyelesaikannya. Hipnoterapi yang kami lakukan adalah secara sadar, klien tetap mengendalikan pikiran sendiri. Dengan teknik yang kami miliki, kami telah membantu beberapa klien untuk memenghilangkan hambatan mental mereka seperti contoh kasus dibawah ini:

* Kasus agen asuransi yg setiap hendak prospecting sangat takut tapi terpaksa jadi agen asuransi karena belum mendapat pekerjaan yg lain.

Selamat Malam Pak,

Masih ingatkah sama saya……,pada kesempatan ini saya mau testimoni mengenai perubahan yg saya alami setelah menjalani Hypnotherapy. Masih ingat problem saya kan, bahwa saya mengalami ketakutan yang sangat saat harus prospecting client

Kejadiannya sekitar 2 minggu yg lalu,jadi setelah diterapy saya mulai mencoba memberanikan diri untuk menjalankan pekerjaan prospecting kemana-mana termasuk kepasar-pasar untuk menawarkan asuransi xxxx.

Saya mempunyai dream untuk membeli mobil suzuki Swift, sehingga saya memberanikan diri masuk ke showroom Suzuki dengan niat mau melihat-lihat saja, kemudian setelah melihat -lihat keseluruhan bagian mobilnya, saya ditanya oleh sales counternya,mengenai rencananya kapan akan membelinya….,lalu saya katakan secepatnya, mudah2an komisi saya sudah cukup sampai akhir tahun ini. demikian saya katakan, lalu beliau bertanya kpd saya dimana saya bekerja, Saya katakan di xxxx

Singkat cerita beliau bertanya-tanya tentang xxxxx dan akhirnya “Deal” beliau mau masuk menjadi nasabah xxxxxl melalui saya.

Demikian testimoni dari saya

SALAM SUKSES

Dahlan Syamsu

 

Disclaimer

*Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

Leave a Comment