Hypnoslimming 10/62013

Sekitar 1 bulan yang lalu saya mendapatkan sms dari klien lama saya yang ternyata sudah 2 tahun lalu terapi. Kasusnya adalah masalah penurunan berat badan. Saya sendiri sudah mulai lupa yang mana, mengingat begitu banyak klien yang sudah pernah saya bantu. SMS nya begini:

“kalau saya tdk slh ingat saya terapi dgn bapak 2thn yg lalu, wkt itu memang tdk byk turunnya kmdn saya hamil….stlh hamil brt bdn saya br terus trn secara stabil tanpa naek lg, skr anak saya usia 8bln n berat badan saya sdh turun 18kg n saya sempat mengecilkan celana jeans saya 12cm pdhl celana tsb ukuran saya sblm hamil anak kedua”

nah dari sini yang saya ingin sharingkan adalah bahwa tidak selalu bawah sadar secara membuta mengikuti sugesti terapis, karena bawah sadar itu cerdas, ternyata ketika tubuh mengetahui bahwa sedang dalam proses hamil, tidak serta merta tubuh mengikuti sugesti yang diberikan terapis untuk langsung menurunkan berat badan. namun setelah proses kehamilan selesai baru bawah sadar menjalankan sugesti yang diberikan terapis. Dan juga kepasrahan klien dalam menjalani prosedur terapi sangat ikut berperan serta mengingat hipnoterapi adalah metode ilmiah yang tidak bisa dipaksakan, hanya bisa efektif jika klien juga cooparative.

Berikut adalah  artikel dari majalah tempo online yang kebetulan saya dapatkan:

http://www.tempo.co/read/news/2013/02/26/060463853/Hipnoterapi-Bobot-Perempuan-Ini-Turun-38-Kilogram

SELASA, 26 FEBRUARI 2013 | 14:00 WIB

Hipnoterapi, Bobot Perempuan Ini Turun 38 Kilogram

TEMPO.COJakarta – Tubuh Danielle Davies membengkak setelah putus cinta dari kekasihnya. Davies, yang patah hati, melarikan diri ke tumpukan makanan. Akibatnya, bobot tubuhnya terus menanjak naik sampai 88 kilogram. Sadar akan ancaman penyakit, Davies berusaha menurunkan lagi berat badannya. Dia mencoba segala macam bentuk diet, tapi tak ada satu pun yang berhasil.

Ibu Davies, Beverley Davies, menyarankan si anak untuk mencoba hipnoterapi. Kata sang ibu, dalam sekali sesi, selama 25 menit, Davies bakal diyakinkan bila ukuran perutnya telah menyusut. Kebetulan sang bunda adalah seorang hipnoterapis.

“Waktu mendengar ide ibu, saya menertawakannya,” kata Davies seperti yang dikutip Mail Online, Senin, 25 Februari 2013. “Ternyata, bobot saya turun 38 kilogram dalam enam bulan sesi hipnoterapi.”

Davies memiliki tinggi badan 167 sentimeter. Hipnoterapi telah membuat berat badannya menjadi 50 kilogram. Kini dia tampak begitu langsing. “Saya tidak cukup berterima kasih kepada ibu dan sedikit merasa bersalah karena sempat skeptis dengan sarannya,” ujar Davies.

Sebelum putus cinta, berat badan Davies sekitar 57 kilogram. Dan kala patah hati, ia melahap pelbagai menu cepat saji. Seperti pizza, burger, hingga keripik kentang dan cokelat. Ketika bobotnya sudah berlebih, Davies mencoba diet hingga berpuasa. “Tapi hanya turun 6-12 kilogram, yang kemudian naik lagi.”

Kala menjalani hipnoterapi dengan sang ibu, Davies merasa ada yang aneh. Akan tetapi, tubuhnya menjadi santai. Ia memejamkan mata dan bersandar di sofa, sementara Baverley Davies berbicara soal makanan sehat. Sepanjang sesi, Davies merasa mengantuk dan badannya menghangat, tapi ia terus terjaga sepanjang waktu.

“Selama itu, tidak ada perbedaan yang terjadi. Tapi berjam-jam kemudian, saya tak merasakan lapar,” ujarnya.

Selama sesi, Baverley Davies mengatakan bila si anak memiliki perut kecil. Bahkan, ada sebuah palang yang mencegah makanan masuk terlalu banyak. Lagipula junk food bakal membuatnya sakit. “Ke alam bawah sadarnya, saya juga bilang kalau makanan sehat lebih menarik,” kata terapis yang kini membuka sesi penurunan berat badan.

Disclaimer

*Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, diantaranya adalah besar kecilnya niat klien untuk sembuh serta ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.