2. Pertanyaan dan Informasi seputar Hypnotherapy

Hypnotherapy Bukanlah Sekedar Diberikan Sugesti

Beberapa info yang beredar di luar menyebutkan bahwa hypnoterapy caranya mudah, yaitu hanya dengan memberikan sugesti-sugesti positif pada kondisi hypnosis. Apakah cara ini bisa berhasil?

Jawabnya: bisa iya dan bisa tidak.

Kenapa begitu? Dari pengalaman yang saya lakukan, bisa berhasil kalau ternyata masalahnya ringan atau tidak terdapat trauma. Kalau ada trauma, sudah jelas tidak bisa. Truma itu harus dibereskan terlebih dahulu.

Dalam proses hypnoterapy yang saya lakukan, pemberian sugesti positif biasanya saya lakukan di akhir untuk penguatan saja setelah trauma saya buang.

Dan saya juga tidak memberikan sugest negatif seperti, mulai sekarang bila anda mencium bau rokok maka Anda akan mual… kenapa saya hindari? Karena bila benar-benar mual, sewaktu ada berada di kalangan perokok Anda akan benar-benar mual, kalau sampai muntah bagaimana coba? 

Apa Beda Hipnotis untuk Showbiz dengan Hypnotherapy?

Kebanyakan masyarakat mungkin mengasosiasikan hypnotherapy seperti acara hipnotist di TV dimana orang disuruh nelpon pake sepatu, atau mungkin mengejar-ngejar barang yang sebenarnya tidak ada. Karena inilah mungkin orang sebagian jadi takut bila mendengar kata hipnotis.

Tapi hypnoteraphy tidak lah seperti itu, walau memang dalam proses terapi si klien mengalami kejadian yang dulu pernah dialami seperti kejadian real, tapi tidak terjadi sampai secara fisik sampai berlari-lari melihat hal yang sebenarnya tidak ada. Contohnya pada klien saya yang grogi kalau lomba renang. Klien saya bawa mengingat kembali kejadian yang membuat dia trauma, karena kita memerlukannya pelepasan emosi negatif dalam kondisi hpnosis, klien saya mengalami kembali saat berenang bertanding dengan lawan-lawannya. Tapi kondisi fisik klien saya tetap tiduran dengan tenang, waktu di dalam kondisi terapi, saya minta terjun ke air, klien saya juga tidak terjun dari kursi terapi, saya juga takut kalau sampai terjun dari kursi terapi dan sekali lagi klien dalam kondisi hypnotherapy masih bisa menolak hal-hal yang memang tidak dia inginkan.

Jadi mungkin perlu diluruskan antara hypnotis untuk show dengan hypnoterapy. Semoga bisa menjadi lebih jelas.

Hypnotherapy Efektif untuk Menemukan Sumber Stress atau Akar Sifat Buruk

Berdasarkan pengalaman terapi yang saya lakukan sendiri ataupun pengalaman dari teman-teman terapis lainnya kebanyakan klien salah mengidentifikasi sebab dari stress ataupun sifat buruk yang dimiliki. Karena sumber stress ataupun sifat buruk/penyakit sudah dimulai ketika terjadi trauma dengan skala kecil, kita para terapis menyebutnya sebagai ISE (Initial Sensitizing Event), kemudiah trauma itu semakin diperkuat dengan kejadian-kejadian berikutnya yang mirip dengan kejadian pertama, sehingga benar-benar paling terasa adalah pada kejadian terakhir. Klien biasanya mengira kejadian terakhir yang paling dirasakan yang merupakan sebab masalah, namun ketika dirunut dalam alam bawah sadar, yang muncul seringkali atau kebanyakan adalah kejadian-kejadian yang sama sekali tidak dikira sebagai penyebab.

Salah satu contoh dari klien saya adalah orang yang mudah sekali takut pada orang, selalu takut dimarahin sehingga tidak berani bertanya ataupun melangkah. Ketika masuk dalam alam bawah sadar, baru terlihat bahwa penyebab kejadiannya adalah ketika masih kecil ketika ayahnya marah karena suatu hal saking marahnya sampai si ayah hendak memukul si anak dengan benda keras. Nah disitu perasaan takutnya telah menancap di alam bawah sadar, dan secara tidak sadar sampai dewasa terus terbawa, sehingga ketika menghadapi orang lain, perasaan itulah yang selalu mucul.

Oleh sebab itu salah satu kelebihan terapi bawah sadar adalah kemampuannya untuk mengenali akar masalah, sehingga penyembuhan akan lebih mudah dan lebih singkat karena masalah ditangani ketika masih kecil/baru muncul dan lebih tuntas karena memang akar masalahnya yang kita tangani. Sehingga masalah kepribadian yang kelihatannya sulit pun seringkali bisa tuntas hanya dengan sekali atau dua kali terapi.

 

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

Setiap Hari Sebenarnya Kita Dihypnosis

Orang kebanyakan berpikir bahwa kalau dihipnosis itu harus dalam kondisi diterapi, tapi sebetulnya tidak seperti itu. Tanpa sadar sebenarnya kita selalu dihipnosis oleh lingkungan kita.

Misalnya pada saat kita sedang nonton TV, iklan selalu ditayangkan berulang-ulang, sampai akhirnya tanpa sadar iklan itu masuk dalam bawah sadar kita dan menjadi program otomatis di pikiran sadar kita. Coba aja test ke diri sendiri dan teman sekitar, kalau mau beli cola merk apa? Kalau mau beli hp merk apa? Mau beli pembalut wanita merk apa? Mau beli air mineral merk apa? merk Mie apa yang paling anda ingat? Jawabannya pasti kurang lebih sama. Ini adalah salah satu bentuk self hypnosis yang tidak disadari.

Mengapa bisa begitu, karena salah satu cara untuk bisa masuk dalam bawah sadar seseorang itu adalah dengan melalui repetisi dan paling efektif jika dilakukan dalam kondisi trance atau kondisi hipnosis.

Jadi apa yang bisa kita petik manfaatnya bagi kita sebagai manusia? Selalu lah mengisi pikiran kita dengan hal-hal yang baik dan berguna. Terutama untuk anak kecil dimana anak kecil itu sebenarnya bawah sadarnya masih sangat terbuka, itulah sebabnya anak kecil bisa memiliki teman imaginasi. Karena salah satu ciri kondisi orang dalam keadaan trance adalah positive halusinasi. Pada saat deep trance, bawah sadar seseorang bisa dengan mudah dipengaruhi. Anak kecil sering sekali keluar masuk kondisi trance tanpa dia sadari. Jika pada saat kondisi trance kita masukan suatu sugesti yang negatif, misalnya “kamu memang anak bodoh dan nakal”. Jadilah dia seperti apa anda ucapkan karena ingatan yang paling kuat di bawah sadar dia adalah “bodoh dan nakal” sehingga kalau ditanya kamu anak yang apa? Jawaban refleksnya adalah: bodoh dan nakal dan seterusnya anak ini akan jadi anak yang bodoh dan nakal sampai ada orang yang bisa mencabut program negatif itu dari bawah sadarnya dan mengisinya dengan hal yang lebih positif. Orang bilang ini mirip kutuk. Mungkin saja benar, kutuk yang tidak disadari.

Jadi hati-hatilah anda mencerna informasi negatif ataupun dalam memberikan informasi negatif ke anak Anda. Gunakanlah kata-kata positif, itu lebih aman. Daripada berkata “kamu jangan nakal”, kenapa tidak kita ubah menjadi “jadilah anak yang baik”.

Semua Orang Sebenarnya Telah Menghypnosis Orang Lain

Pendapat saya ini saya dapatkan dari pengamatan pada klien, karena menurut definsi terapi bawah sadar yang saya pakai, adalah terbypassnya critical factor/pikiran sadar sehingga bisa mempengaruhi pikiran bawah sadar. Bila pikiran bawah sadar bisa dipengaruhi, maka sebenarnya sudah terjadi proses terapi.

Nah mengapa saya mengatakan kita semua bisa menterapi? Karena dari pengamatan saya, klien-klien saya memiliki masalah dimana akar masalahnya adalah bawah sadar mereka terpengaruh oleh hal yang “tidak baik” di masa sebelumnya, dalam bentuk trauma yang bisa disebabkan oleh orang tua, teman, guru ataupun orang-orang lain di lingkungan sekitar kita. Nah jika trauma itu menyebabkan perubahan perilaku, sebetulnya itu sudah suatu proses terapi, hanya sayangnya yang terjadi kadang adalah perubahan secara “negatif” dan para “penterapi” itu tidak menyadari apa yang mereka lakukan telah menyebabkan perubahan negatif pada bawah sadar yang pada ujungnya menyebabkan perubahan perilaku. Jadi mereka melakukannya dengan tidak sengaja.

Lalu apa bedanya dengan terapis? Seorang terapis mampu dengan sengaja untuk mengedukasi ulang bawah sadar seorang klien, tentunya atas persetujuan klien, dengan cepat dan efektif dan mampu meng-uninstall bekas pengaruh negatif yang telah dilakukan orang lain baik dengan sengaja maupun tidak.

Belaja dari pengalaman ini, kita perlu berhati-hati dengan apa yang kita lakukan, jangan sampai kita secara tidak sengaja telah “menterapi” seseorang khususnya anak-anak kita untuk hal-hal yang negatif. Bagaimana caranya? selalu berkata-kata dan bertindak secara positif. Gunakan selalu kata-kata positif. Karena bawah sadar kita agak sulit untuk mencerna kata negasi contohnya “jangan nakal”, yang teringat cenderung kata “nakal”nya.

Apakah dihypnosis itu dipelototin dengan mata?

Barangkali sebagian orang memiliki pertanyaan seperti ini. Saya tidak tahu sebab persisnya, tapi mungkin karena dulu waktu kita masih kecil, seringkali melihat film kartun yang menggambarkan bahwa orang dihipnotis dengan dipelototin matanya.

Nah pertanyaannya apakah sama dengan hypnotherapy? jawabannya sama sekali tidak sama alias BERBEDA!!!

Dalam hypnoterapy, klien berada dalam kondisi tiduran dan menutup mata. Jadi sama sekali tidak ada kontak mata.

Apakah dgn Hypnotherapy Kesembuhannya Real?

Ternyata banyak pertanyaan yang terkadang tidak terduga kalau dilihat dari sudut pandang terapis.  Sebagai terapis pertanyaan ini tidak pernah muncul karena kita sudah mengatahui benar-benar tentang hypnotherapy sehingga mau mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk menjadi seorang terapis. Selain biaya, juga diperlukan kesabaran dalam menghadapi klien-klien yang memiliki berbagai masalah mental.  Jika ternyata hanya bohongan, buat apa bersusah-susah terapi 2 jam bahkan terkadang sampai 4-5 jam? Apakah ribuan  buku-buku tentang hypnotherapy yang ada itu semuanya omong kosong?

Tapi jika direnungkan kembali dari saat pertama kali saya belum mengenal hypnotherapy, semua menjadi wajar ketika timbul pertanyaan ini.

Berdasarkan teori dan pengalaman, kesembuhannya adalah REAL, bukan dibuat-buat, dan bukan pula karena diberikan sugesti yang membuat seolah-olah tidak ada masalah. Bukan penyakit disugesti supaya walau ada penyakit tapi tidak terasa sakit. Bukan begitu.  Justru dalam hypnotherapy, masalah harus dicari sampai  ke akarnya dan direalease, agar tekanan batin menjadi lepas. Ketika batin menjadi lepas dan ringan. Maka semua penyakit psikosomatis itupun secara otomatis menjadi hilang.  Sama halnya kasus orang yang sedang stress, asmanya kambuh, ketika stress hilang, maka asmanya pun hilang.

 

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

Apakah Dalam Hypnosis Pikiran 100% Dikendalikan Oleh Terapis?

Orang mengira bila dihipnosis maka semua rahasia akan terbongkar dan tidak ada privacy lagi, pada kenyataanya kondisi hypnosis adalah kondisi dimana kita masih sadar akan siapa diri kita. sehingga dalam kenyataan prakteknya walaupun dalam kondisi deep trance. Klien masih memiliki kesadaran dan kebebasan apakah dia mau menjelaskan pada terapis kejadian yang menyebabkan trauma atau tidak.

Hal ini telah saya alami sendiri pada apa yang terjadi pada klien-klien saya maupun pengalaman dari teman-teman terapis lainnya. Terkadang klien masih menyembunyikan hal yang sebenernya merupakan trauma penyebab masalah yang sekarang timbul, mungkin karena klien malu atau takut membayangkan kembali kejadian yang traumatis tersebut. Hal ini tentu saja menjadi hak klien, namun juga menjadi konsekwensi bahwa kesembuhan klien otomatis menjadi tertunda atau bisa dibilang tidak tuntas. Namun dalam hal ini, terapis tidak bisa melakukan apa-apa. Semuanya tergantung dari si klien sendiri.

Bahkan dalam kondisi deep trance, misalnya seseorang yang taat beragama, tidak akan mau bila diminta membayangkan hal-hal yang bertentangan dengan keyakinan agamanya.

Jadi dalam kondisi deep trance, pikiran klien masih memiliki kebebasan untuk memilih dan memutuskan apakah mau mengikuti permintaan dari terapis atau tidak. Itulah salah satu sebab metoda ini disebut Clien Centered Hypnoterapi.

Apakah dengan Hypnotherapy dijamin pasti sembuh?

Mungkin pertanyaan ini akan timbul pada calon-calon klien.  Juga timbul saat saya dulu belum mempelajari hypnotherapy 🙂

Sebetulnya jawabannya udah obvious. yaitu jawabannya: BELUM TENTU

Kenapa? karena kita bukan Tuhan 🙂 selain itu juga terkadang ada hambatan faktor lain yang mempersulit proses terapi. yaitu misalnya, klien yang sedang minum obat penenang biasanya lebih sulit diterapi.  Walau tetap ada yang bisa.  Atau klien yang baru saja mengkonsumsi narkotik.

Tidak ada orang atau dokter yang sangat hebat sekalipun yang bisa menjamin bisa 100% menyembuhkan semua pasiennya. Apakah kalau kita sudah membayar ratusan juta untuk operasi dengan alat-alat yang paling canggih juga meminum obat yang paling mahal dijamin pasti sembuh? jawabannya Anda tentunya sudah tau sendiri bukan 🙂

Sama seperti dokter medis pada umumnya, terapi klien adalah suatu kontrak upaya, bukan kontrak hasil.  Yang bisa kami janjikan adalah persentase keberhasilan yang sangat tinggi. Bukan jaminan 100%.

Bagaimana Sebenarnya Prinsip Hypnotherapy Itu?

Proses terapi dimulai dengan cara memandu klien untuk rileks dan masuk dalam alam tidur ringan. Dimana saat di alam tidur ringan ini, klien bisa bermimpi namun masih bisa mendengarkan suara dari terapist. Alam tidur ringan ini adalah kondisi yang normal yang selalu kita lalui ketika kita hendak tidur, jadi sebetulnya klien bisa melakukan sendiri, yaitu cukup dengan meniatkan untuk tidur.

Nah, dalam alam mimpi ringan ini yang kita sebut kondisi terapi atau deep trance.. terapis melakukan pelepasan emosi-emosi negatif yang terpendam di dalam bawah sadar klien. Dimana emosi-emosi inilah yang selama ini mengarahkan hidup kita. karena kebanyakan tindakan yang kita lakukan sebetulnya banyak dikendalikan lebih oleh emosi atau perasaan dibandingkan dengan pikiran logis.

Contohnya,
1. Saat seeorang merasa depresi dan kawatir.. maka semua keputusan yang dibuat biasanya didasarkan pada rasa kawatir sehingga hasilnya pun cenderung salah dibandingkan dengan orang yang dalam kondisi mental yang “jernih”
2. Saat seseorang memiliki kebencian yang mendalam terhadap seseorang, kecenderungannya apapun yang dilakukan oleh orang yang dibencinya, pasti dianggap salah. sedangkan orang yang sedang jatuh cinta. Apapun yang dilakukan pasangan walaupun salah, akan dengan mudah dimaafkan atau bahkan terlihat tidak salah sama sekali.
3. seorang yang phobia kecoa melihat kecoa yang melintas akan menjerit, sedangkan yang tidak phobia, akan biasa-biasa saja.
4. dll

Selain itu seringkali kita merasa bahwa diri kita adalah satu, tapi sebetulnya diri kita untuk mudahnya bisa dikatakan terdiri dari dua bagian. Yaitu sadar dan bawah sadar (walaupun kalau dibagi lagi, bawah sadar kita masih bisa dibagi-bagi lagi). Seringkali orang merasa bahwa wataknya yang pemarah, pemurung, sukanya main main game, maunya makan terus, itu adalah dirinya secara sadar. Padahal sebenarnya tidak. Sifat-sifat misalnya pemarah dll itu adalah sifat yang dimilik oleh bawah sadar kita. kita bisa merasakannya jika kita cukup aware, misalnya pada saat kita ingin bisa lebih sabar tapi ternyata tetap aja tidak bisa. itu artinya pikiran sadar kita “tidak sejalan” dengan bawah sadar kita.

Proses terapi mengedukasi ulang pikiran bawah sadar kita agar sejalan dengan pikiran sadar kita. jadi tidak benar bahwa proses terapi adalah mengendalikan pikiran klien.

Justru tugas terapis adalah bagaimana membantu agar pikiran bawah sadar klien sejalan dengan pikiran sadar klien sesuai yang diinginkan oleh klien. Karena jika ada ketidaksinkronan antara pikran sadar dan pikiran bawah sadar, maka 99% akan dimenangkan oleh pikiran bawah sadar kita. jadi penting sekali agar pikiran bawah sadar kita mendukung apa yang kita inginkan secara sadar.

Misalnya,
1. Untuk orang yang phobia kecoa, pikiran sadar ingin agar dia tidak takut kecoa, namun pikiran bawah takut pada kecoa. Maka hasil akhirnya tetap saja orang akan menjerit saat ada kecoa lewat walaupun dia sudah berpikir keras bahwa dia tidak boleh takut lagi pada kecoa.
2. Orang yang pengin langsing, di benaknya ingin bisa mengontrol nafsu makannya, namun tidak bisa, karena walau secara sadar ingin, namun bawah sadarnya tidak ingin langsing.
3. secara sadar ingin punya hubungan yang harmonis tapi bawah sadarnya menolak sehingga kalau ketemu maunya berantem terus.
4. dll

jadi intinya terapi pikiran bawah sadar adalah suatu cara untuk membuat pikiran bawah sadar kita selaras dengan pikiran sadar kita. Jadi dalam prosesnya, klien harus bisa menjelaskan apa yang selama ini secara sadar diingikan namun selalu mengalami kegagalan dalam merealisasikannya. Karena kegagalan ini kemungkinan besar adalah disebabkan oleh sabotase pikiran bawah sadar kita sendiri. Tugas terapis adalah mengedukasi ulang pikiran bawah sadar klien agar mau mengikuti kemauan dari pikiran sadar.

 

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

Hipnosis Utk Yg Tidak Tahu Masalahnya Apa

Beberapa hari yang lalu saya diminta untuk melakukan hipnosis pada seseorang yang ingin tahu bagaimana rasanya masuk kondisi hipnosis. Sekedar pengin merasakan bagaimana rasanya masuk kondisi relalaksasi yang dalam. Karena beliau ini tidak merasa ada masalah emosi yang berarti. Tentunya dalam hidupnya ada masalah, tapi menurut nya masalahnya dianggap tidak terlalu besar dan dapat dihandle oleh akal sehatnya. Beliau lebih merasa banyak mengalami masalah di fisik seperti mudah sakit.

Jadilah saya melakukan proses membawanya ke kondisi hipnosis, apa yang terjadi? Ternyata dari beliau, langsung mucul emosi-emosi negatif yang selama ini dipendam.  Beliau menangis sejadi-jadinya, menandakan ada tekanan batin yang cukup kuat dalam dirinya. Akhirnya saya proses dan sesudahnya langsung mengalami kelegaan yang significant.

Jadi dari pengalaman ini, dapat disimpulkan, tekanan emosi yang hebat tidak selalu membuat seseorang menjadi labil emosinya, tapi bisa saja karena ditekan, maka terlihat emosinya stabil saja di permukaan. Tapi biasanya pribadi seperti ini akan mengalami masalah fisik seperti mudah sakit, daya tahan tubuh lemah, atau penyakit-penyakit fisik lainnya.

 

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

 

 

Manfaat Hypnotherapy Untuk Menghilangkan Mental Block

Rasanya pertanyaan ini sering sekali muncul akhir-akhir ini. Kalau dari sudut pandang pikiran, karena apa yang diberikan dalam bentuk seminar itu tidak masuk dalam bawah sadar atau kalaupun mau masuk, ditolak oleh alam bawah sadar kita karena di dalam bawah sadar kita sudah tertanam program yang lebih kuat. Sedangkan orang yang mungkin kelihatannya engga ikut seminar apa-apa malah sukses, malah jadi bos kita dan membiayai kita untuk seminar sana-sini. Coba Anda perhatikan, orang-orang yang ikut seminar biasanya adalah orang-orang yang memiliki masalah di bidang yang sama dengan yang diseminarkan. Orang-orang yang sudah tidak memiliki masalah biasanya sudah tidak ikut seminar-seminar lagi.

Misalnya, sudah ikut seminar bagaimana untuk menjadi sales yang hebat. Mengapa ada orang yang berhasil setelah ikut seminar itu dan ada yang tidak berhasil?
Bagi yang tidak berhasil kemungkinannya adalah dia tidak benar-benar menghayati sampai diterima bawah sadar. Atau ditolak oleh bawah sadar, bagaimana bawah sadar menolaknya? Bayangkan bagaimana bawah sadar bisa menerima seminar untuk menjadi sales yang hebat bila bawah sadar Anda berkata pekerjaan sales adalah memalukan atau kurang bergengsi? Walaupun ikut seminar, orang yang punya bawah sadar seperti itu pasti tidak akan bisa beranjak untuk mencari klien, mungkin belum ketemu klien aja sudah gemetar. Contoh lain ikut seminar kiat-kiat mencari pasangan hidup yang tepat misalnya, bagaimana bisa sukses kalau bawah sadarnya trauma pada perkawinan, mungkin karena melihat perkawinan orang tuanya yang mungkin suka berantem atau (maaf) kawin cerai? Dan masih banyak lagi contoh-contoh yang mirip. Kita menyebutkan sebagai ada mental blok.

Kesimpulannya, bila di dalam diri Anda masih terhadap mental blok, akan lebih sulit (bukan berarti tidak bisa) untuk bisa merubah diri Anda. Anda harus berusaha dengan lebih keras dan lebih lama. Tergantung sekuat apa mental blok Anda.

 

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

Dalam kondisi hypnosis itu kita sadar atau tidak sadar?

Ini adalah pertanyaan yang sangat sering ditanyakan dan memang sering terjadi salah persepsi disini.

Sesungguhnya dalam kondisi clinical hypnosis itu kita sadar,  dan mengerti semua prosesnya.  Kalau tidak sadar, bagaimana terapis bisa berkomunikasi dengan klien? Bahkan terapis harus menjaga agar klien tidak “kebablasan” tidur.

Setelah terapi selesai, klien akan mengetahui dan ingat apa yang terjadi selama proses terapi.  Jadi tidak seperti yang dipersepsikan orang bahwa terhipnosis itu menjadi tidak sadar.

Saya sering bertanya pada klien saya. “Menurut Anda kalau saya isengin  Anda dalam kondisi hypnosis apa bisa?, apakah bisa saya memberikan sugesti yang bertentangan dengan kemauan Anda”  Samua klien saya menjawab “Tidak bisa karena saya merasa sadar sepenuhnya”. Memang betul sekali jawaban klien saya itu, dalam kondisi hypnosis,  terapis tidak bisa memberikan perintah secara sembarangan karena akan ditolak oleh klien.

Nah kalau ada yang tanya, kalau gitu gendam itu caranya bagaimana? kok bisa secara tidak sadar orang bisa menyerahkan hartanya? jawaban saya:  Saya tidak tahu, menurut saya itu ilmunya berbeda dengan saya.

Lalu ada yang tanya, apa bedanya dengan yang di TV? nah itu namanya stage hypnosis, ilmunya walau mirip tapi berbeda dengan saya.  Dan seperti yang namanya sulap, itu tetap menjadi rahasia dari seorang stage hipnotist.

Sebetulnya kalau kondisi tidur atau kondisi dibius dalam operasi malah jauh lebih tidak sadar lagi. Saat tidur atau dibius kita bisa “dikerjai” oleh teman kita tanpa kita terasa.  Namun dalam kondisi hypnosis, kita tidak bisa “dikerjai” jadi kesadaran Anda masih pegang kendali.

 

Apakah Hanya Masalah Berat yang Perlu Hypnotherapy?

Dari pengamatan saya terhadap klien-klien saya sendiri mapun dari sharing bersama teman-teman terapis lainnya, saya melihat bahwa sebenernya masalah yang berat itu seringkali tidak hanya disebabkan oleh trauma yang berat.

Seringkali masalah-masalah kecil yang dibiarkan berlarut-larut pun ternyata membawa akibat yang buruk. Misalnya kadang klien datang hanya dengan masalah soal malas belajar, malas bekerja, maunya nonton video terus. Saya pikir mustinya ini masalah kecil, sesuatu kelemahan yang memang biasa terdapat pada manusia. Tapi ternyata masalah-masalah kecil ini bisa mengganggu untuk bisa mendapatkan kehidupan yang ideal bila dibiarkan.

Misalnya malas mencari prospek untuk agen asuransi, efeknya ya udah jelas karirnya mandeg disitu-situ aja, ternyata dengan dibiarkan akhirnya membuat dia mungkin jadi stress karena jadinya penghasilan tidak bisa mencukupi.

Takut bicara di depan umum, takut ketinggian ternyata ini sangat menjadi problem ketika seseorang akan dipromosikan jabatan yang menuntut untuk bicara di depan umum atau sering traveling ke luar negeri.

Dan dari hasil terapi ternyata memang hal-hal kecil itu ternyata memang memiliki sumber pengganggu dari pikiran yang terkadang sulit untuk dihandle oleh diri sendiri. Bagi yang sudah mengerti soal hypnoterapy, kita menyebutnya ada part atau bagian dari diri klien yang memang tidak mau si klien melakukan hal yang sebenernya diinginkan oleh pikiran sadar si klien. Part ini selalu mensabotase usaha sadar si klien.

Misalnya ketika klien ingin menabung/berhemat, part yang mensabotase ini akan terus memunculkan alasan-alasan mengapa si klien harus membeli barang ini atau barang itu. ketika jalan-jalan ke mall, selalu timbul pikiran saya butuh barang ini saya butuh barang itu. sehingga akhirnya pikiran sadar si klien ini selalu dipenuhi berbagai macam ide yang semuanya bersifat spending sampai akhirnya mungkin kalau ekstrem bisa sampai dikejar-kejar debt collector kartu kredit.

 

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

Pandangan Gereja Katolik Terhadap Hypnotherapy

Dalam sejarah dan perkembangannya,  hipnosis modern telah diterima dan diakui oleh berbagai lembaga terkemuka sbb:

1.   Thn 1955 oleh British Medical Association

2.   Thn 1958 oleh American Medical Association

3.   Thn 1960 oleh American Psychological Association.

Gereja Katolik, pada tahun 1847 pernah mengeluar pernyataan yang mengatakan bahwa “the use of animal magnetism is indeed merely an act of making use of physical media that are otherwise licit and hence it is not morally forbidden, provided that it does not tend toward an illicit end or toward anything depraved” *.

Yang bila diterjemahkan menjadi, “penggunaan magnetisme hewani (cat: sebutan utk hipnosis di jaman Mesmer)  sebenarnya hanyalah suatu tindakan yang menggunakan media fisik yang secara hukum dibenarkan, dan oleh sebab itu secara moral tidak dilarang, dengan catatan penggunaannya tidak ditujukan untuk sesuatu yang melanggar hukum atau melanggar kemoralan”

Paus Pius XII, melalui pernyataan yang dipublikasi di tahun 1956 dan 1957**,  juga dengan sangat hati-hati memberikan persetujuan terhadap penggunaan hipnosis untuk terapi. Sikap gereja Katolik terhadap hipnosis, hingga saat ini, dapat disimpulkan sebagai berikit:

1.   Hipnosis adalah pengetahuan ilmiah yang serius, dan bukan sesuatu yang dilakukan asal-asalan.

2.   Dalam pemanfaatan hipnosis secara ilmiah harus dengan memperhatikan kehati-hatian dan tanggung jawab keilmuan dan kemoralan.

3.   Pemanfaatan hipnosis untuk anestesi mengikuti prinsip yang sama yang berlaku untuk anestesi lainnya.

*Collectanea Sanctae Congregationis de propaganda Fide, No. 1018, editio anni: 1907

**Lihat Venn, “Hypnosis for Christians” Mangan, J.T. (1959), “Hypnosis: A medico-moral evaluation”, Linacre Quanterly, 26,39.

Apakah hypnotherapy aman?

Selagi saya dalam perjalanan, mendadak saya terpikir suatu cara yang paling mudah untuk menjelaskan apakah hypnotherapy itu aman ?

Begini ya, sebetulnya yang disebut hypnosis itu adalah tertembusnya pikiran sadar sehingga bawah sadar menerima informasi atau kebenaran baru. Dan kebenaran baru mempengaruhi atau mengubah perilaku atau sifat seseorang.

Nah sebetulnya, ketika seseorang anak beranjak dewasa, lalu mulai bergaul dengan lingkungannya, lalu dari seorang anak yang polos, perlahan-lahan berubah menjadi anak yang nakal, menjadi pemabuk atau suka main judi tanpa dia bisa menghentikannya lagi.  Anak itu telah menggalami hypnosis yang dilakukan oleh lingkungan.

Jadi sebetulnya karakter kita atau apa yang kita ingat  saat ini adalah hasil dari hypnosis yang dilakukan oleh lingkungan di sekitar kita (orang tua, teman, guru, pengaruh TV, radio dll).  Contoh hypnosis lingkungan adalah orang yang bisa diprogram untuk menjadi latah, coba tanyakan pada mayoritas orang hp apa yang paling diingat, teh apa yang paling diingat, burger apa yang paling diingat, minuman cola apa yang paling diingat. Saya yakin hampir semua memiliki jawaban yang sama di kepala masing-masing. Itulah contoh hypnosis dari lingkungan. Hypnosis lingkungan berjalan dalam waktu yang lambat. Kecuali jika terjadi trauma yang berat.

Bedanya dengan hypnotherapy adalah dengan hypnotherapy, perubahan bisa dilakukan dalam waktu yang singkat.

Jadi hypnosis lingkungan dan hypnosis dalam hypnotherapy memiliki efek yang sama,  yaitu mengubah perilaku/karakter, hanya beda di cepat atau lambatnya.

Nah dalam praktek hypnosis yang benar, semua kata-kata menggunakan kata positif, semua ditujukan untuk hal yang positif  karena seorang terapis sangat mengerti akan kekuatan kata-kata, apalagi dalam kondisi trance. Tentu saja dengan asumsi bahwa terapis menggunakan standar prosedur terapi yang sudah dibakukan. Jadi boleh saya katakan, hypnosis dari hypnotherapy adalah lebih aman daripada hypnosis yang dilakukan oleh lingkungan.

Hypnotherapy juga sudah diajarkan di Universitas Ubaya

Hypnotherapy juga sudah diajarkan di Universitas Ubaya untuk program S1 dan S2 psikologinya. Berikut salah satu cuplikan dari website resmi universitas Ubaya:

Turun Delapan Kilo Berkat Hipnosis

Sabtu, 8 Desember 2007

Belajar sesuatu yang baru dan bermanfaat adalah sesuatu yang menyenangkan. Setidaknya begitulah bagi Rr Reina Angelique Hadikusumo, salah satu dosen di Politeknik (Poltek) Ubaya. Bermula dari hobinya yang selalu mengikuti seminar yang dapat menunjang profesinya seperti seminar kepemimpinan, Reina akhirnya tertarik mengikuti seminar hipnosis. Bukan hanya itu, Reina bahkan mengikuti kursus hipnosis dari tingkat dasar sampai master.

Selama ini, banyak yang mengira hipnosis hanya membawa pengaruh yang negatif. Namun tidak demikian bagi Reina. Menurut Reina, ilmu hipnosis pada dasarnya tidak ada yang negatif. Hanya saja, banyak orang yang menyalahgunakan hipnosis, banyak yang disimpangkan untuk berbuat kejahatan seperti ilmu gendam. Padahal hipnosis dan gendam berbeda.

Oleh sebab itulah, Reina tetap berminat mempelajari hipnosis yang mempunyai istilah NLP (……………………….). ”Pada dasarnya, pembelajaran NLP sama dengan hipnosis. Bedanya hanya pada kemasan. NLP kemasannya lebih modern dibanding hipnosis,” kata Reina.

Ilmu yang dipelajari dari kursus hipnosis rupanya membawa keberuntungan tersendiri bagi Reina. Dosen yang satu ini pernah mencoba untuk menurunkan berat badannya dengan cara menghipnosis diri sendiri. Terbukti selama sebulan, Reina dapat menurunkan berat badannya sebanyak delapan kilogram.

“Sistematika dari hipnosis adalah harus punya sugesti yang benar dari lawan yang dihipnosis. Misalnya saat seorang ibu akan menghipnosis anaknya supaya rajin belajar. Jika dari anaknya tidak ada keinginan dan kemauan untuk belajar, hipnosis tersebut tidak akan berhasil,” beber Reina. ”Untuk hipnosis yang saya lakukan, kuncinya fokus pada keinginan kita dan kepercayaan. Selain itu juga selalu berpikir positif dan berdoa pada Tuhan. Mottonya, selalu katakan pada diri sendiri bahwa yakin saya bisa dan tanpa kehendak Tuhan semuanya pasti tidak mungkin,” tambahnya.

Reina tampaknya benar-benar serius dengan kursus yang dilakukannya. Buktinya, bukan hanya kursus hipnosis yang diikutinya, hipnoterapi pun ditekuninya. Hipnoterapi sendiri merupakan bagian dari hipnosis, yang berfungsi untuk menyembuhkan. Kursus hipnosis yang diikuti oleh Reina ini, walaupun pelatihannya hanya beberapa hari tapi tetap harus dilatih setiap hari. Selain itu, Reina juga sempat belajar tentang telepati.

Meski waktu belajar hipnosis relatif singkat, banyak perubahan dan manfaat yang dirasakan Reina. Salah satunya adalah membuatnya lebih percaya diri. “Pada intinya, pikiran kita akan menangkap apa yang kita katakan. Jadi, apa yang terjadi pada kamu sekarang, itulah yang kamu pikirkan beberapa tahun yang lalu. Apa yang kamu pikirkan sekarang, akan terjadi beberapa tahun yang lalu. Dan perubahan itu, kita sendiri yang melakukannya,” pungkasnya. (neo,ra)
[mario]

Situs Resmi Warta Ubaya
http://www.ubaya.ac.id/ubaya/news_wu_detail/463/Turun_Delapan_Kilo_Berkat_Hipnosis.html

Apakah Kalau Dihypnosis Semua Rahasia Otomatis Terbongkar?

Pada saat saya mencari akar masalah, tidak seperti yang mungkin dilakukan dalam konseling-konseling dalam level pikiran sadar. Dimana konseling yang dilakukan dalam level pikiran sadar mungkin harus tau semua kejadian yang dianggap rahasia untuk kemudian dianalisa kira-kira mana yang membuat masalah pada si klien.

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

Namun dengan cara hypnoterapy, saya tidak perlu tanya berbagai macam masalah yang dialami klien, saya hanya perlu tau apa masalahnya (misalnya masalah saya adalah kegemukan, saya suka marah-marah, saya suka sakit kepala dst..) tanpa saya perlu tahu kejadian-kejadian apa yang terjadi pada kehidupan klien sehari-hari yang dianggap “rahasia” yang menyebabkan masalah-masalah itu.

Nanti setelah masuk dalam kondisi hypnosis, saya tinggal mencari akarmasalah dari masalah yang timbul, dan nanti bawah sadar akan memperlihatkan penyebabnya, akan langsung loncat ke masa awal masalah itu timbul. Jadi saya tidak perlu mengorek semua kejadian yang ada. Langsung ke satu kejadian spesifik yang menyebabkan masalah itu timbul. Jadi masalah iklien tidak perlu menjelaskan melebar kemana-mana. Dan kalaupun klien tidak mau mengutarakan, itu bisa kok dalam kondisi hypnosis klien memutuskan untuk tidak mau menjelaskan ke terapis, hanya saja konswkensinya terapinya mungkin jadi tidak tuntas.

Kebanyakan analisa pikiran sadar terhadap suatu penyebab masalah tidak tepat. Bukan itu penyebabnya. Kebanyakan klien sering heran dengan akar masalah yang ternyata seringkali sama sekali tidak terpikir bahwa itu adalah penyebabnya. Di kalangan terapis sudah punya mindset kalau si klien mencoba menjelaskan analisa dia mengenai penyebab masalah, kita hanya manggut-manggut sambil mencatat, padahal sebenernya dalam hati kita, paling-paling entar bawah sadarmu memperlihatkan hal yang berbeda dengan yang kamu jelasin. Tapi kadang ada juga sih yang sama, walaupun kayaknya kok jarang sekali.

Jadi misalnya, ada orang yang selalu takut-takut kalau berbicara di depan umum, saya bisa aja tidak perlu tau kejadian-kejadian memalukan apa yang pernah terjadi dengan klien, asal saya tau problemnya adalah takut berbicara di depan umum saja biasanya sudah cukup. Saya akan langsung bawa orang ke dalam kondisi hypnosis, dan biasanya akan langsung loncat pada kejadian pertama kali penyebab masalah itu timbul. Misalnya ternyata dulu pernah ditakut-takutin keluarganya kalau entar salah bicara akan bikin malu keluarga (hanya contoh) dan karena kejadian itu terjadi pada masa kecil, maka membuat trauma yang membekas. (Kebanyakan akar masalah ada di masa kecil dimana bawah sadar masih sangat mudah dipengaruhi)

Saya sendiri juga tidak perlu mengetahui terlalu detail apa masalahnya, saya hanya perlu mengetahui titik mana yang menyebabkan trauma terjadi. Karena saya sendiri juga tidak ingin terlibat dalam masalah klien. Ngurus masalah sendiri aja sudah pusing, ngapain ikut-ikutan terlibat dalam masalah klien, begitu kira-kira. Dan kalau terapis sudah terlibat dalam masalah klien, apalagi secara emosional, bisa jadi hasil terapinya akan kurang maksimal.

Dan dalam profesi ini juga ada kode etik untuk tidak boleh membuka masalah klien, jadi buat saya, semakin saya tidak tau masalah klien, semakin ringan beban mental saya. Jadi saya sesudah terapi juga tidak mau mengingat-ingat lagi masalah-masalah si klien.

Semoga menjadi lebih jelas.

Bagaimana Sifat Buruk Dihilangkan dengan Hipnoterapi?

Mungkin ada yang berpikir bahwa sifat buruk dapat dihilangkan dengan cara menghipnostis seseorang sehingga orang tersebut pikirannya dikendalikan sehingga tidak lagi mau bersifat buruk.

ini adalah pemikiran saya salah, dalam proses hipnoterapi kami tidak mengendalikan pikiran seseorang untuk melakukan suatu tindakan tertentu.

Dari pengalaman terapi, sifat buruk memiliki akar masalahnya sendiri. Biasanya disebabkan karena pendidikan yang salah dimasa kecil, pengaruh buruk dari lingkungan di masa kecil dll.. yang kami lakukan adalah melakukan reedukasi pada pikiran bawah sadar seseorang, memberikan pengertian mana yang baik dan mana yang salah pada pikiran bawah sadar.  Sehingga pikiran bawah sadar akan mengerti dengan sendirinya mana yang baik dan mana yang buruk, ketika pikiran bawah sadar sudah mengerti mana yang baik dan mana yang buruk. Maka secara otomatis pikiran bawah sadar akan dapat memilih yang terbaik baik dirinya sendiri.

Mungkin Anda akan heran karena Anda berpikir bahwa Anda sudah tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Memang betul, secara pikiran sadar, Anda mungkin sudah tahu, tapi belum tentu pikiran bawah sadar Anda sudah mengerti.

Dalam terapi yang kami tangani, sering ditemukan karakter yang sangat berbeda antara seseorang ketika sedang berpikir menggunakan pikiran sadar dan ketika berpikir menggunakan pikiran bawah sadar.

mungkin agar lebih dapat membayangkan, mungkin Anda pernah bermimpi melakukan suatu hal yang kalau dalam kondisi sadar, tidak mungkin Anda lakukan. Misalnya Anda memukul atau menyiksa atau bahkan mungkin membunuh seseorang dalam mimpi, sesuatu yang tidak mungkin Anda lakukan dalam kondisi sadar bukan? Tapi dalam kondisi mimpi, Anda merasa itu memang sifat Anda dan tidak masalah Anda melakukannya. Nah itulah kurang lebih gambaran adanya perbedaan karakter seseorang ketika dalam kondisi sadar dan bawah sadar.

Ketika pikiran bawah sadar sudah sejalan dengan pikiran sadar, maka secara otomatis, tanpa usaha yang berat, seseorang dapat menentukan pilihan hendak berbuat baik atau buruk. Namun jika belum sinkron, maka walaupun pikiran sadar ingin berbuat baik,  tapi karena pikiran bawah sadar ingin berbuat yang berbeda, akhirnya sulit sekali untuk melakukan sesuatu sesuai keinginan sadar Anda.

Jadi Anda bisa cek sendiri,  jika Anda ingin membuang suatu kebiasaan buruk tapi kok terasa sulit sekali, padahal orang lain dengan mudah mengendalikan perbuatannya. Maka Anda boleh mulai curiga, kemungkinan ada yang salah dengan pikiran bawah sadar Anda.

Apa Itu Hypnosis?

Para pakar hipnosis masing-masing memberikan definisi mereka untuk kata hipnosis. Beberapa definisi itu antara lain:

1. Hipnosis adalah suatu kondisi di mana perhatian menjadi sangat terpusat sehingga tingkat sugestibilitas meningkat sangat tinggi

2. Hipnosis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya, yang dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak

3. Hipnosis adalah seni eksplorasi alam bawah sadar

4. Hipnosis adalah kondisi kesadaran yang meningkat

5. Hipnosis adalah suatu kondisi pikiran yang dihasilkan oleh sugesti

6. Hipnosis adalah kondisi di mana pikiran sadar / critical factor di-by pass

7. Hipnosis adalah pemusatan fokus pikiran hanya kepada satu ide atau konsep

Definisi yang sekarang paling banyak digunakan adalah definisi yang dikeluarkan oleh US Dept of Education, Human Services Division:

”Hypnosis is the bypass of the critical factor of conscious mind and followed by the establishment of acceptable selective thinking”

(Hipnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar dan diikuti dengan diterimanya pemikiran atau sugesti tertentu)

Jenis Hipnosis

Berikut ini adalah jenis hipnosis dan manfaatnya.

1. Stage Hypnosis : hipnosis yang digunakan untuk pertunjukan hiburan.

2. Clinical Hypnosis atau Hypnotherapy

Clinical Hypnosis atau Hypnotherapy adalah aplikasi hipnosis dalam menyembuhkan masalah mental dan fisik (psikosomatis). Aplikasi dalam pengobatan penyakit antara lain: depresi, kecemasan, phobia, stress, penyimpangan perilaku, mual dan muntah, melahirkan, penyakit kulit, dan masih banyak lagi.

3. Anodyne Awareness

Anodyne Awareness adalah aplikasi hipnosis untuk mengurangi rasa sakit fisik dan kecemasan. Banyak dokter, tenaga medis, perawat, dan dokter gigi menggunakan teknik anodyne untuk membantu pasien menjadi rileks dengan sangat cepat dan mengurangi rasa sakit dengan mental anestesi.

4. Forensic Hypnosis

Forensic Hypnosis adalah penggunaan hipnosis sebagai alat bantu dalam melakukan investigasi atau penggalian informasi dari memori.

5. Metaphysical Hypnosis

Metaphysical Hypnosis adalah aplikasi hipnosis dalam meneliti berbagai fenomena metafisik. Jenis hipnosis ini bersifat ekperimental.

Jenis Hipnosis Menurut Pelakunya

1. Self Hypnosis

Self hypnosis adalah hipnosis yang dilakukan oleh diri sendiri terhadap diri sendiri.

2. Hetero Hypnosis

Hetero hypnosis adalah hipnosis yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain. Contohnya adalah hipnosis yang dilakukan seorang hipnotis atau hipnoterapis terhadap subjek atau klien.

3. Para Hypnosis

Para hypnosis adalah kondisi hipnosis yang terjadi karena pengaruh obat. Contohnya adalah pasien yang dibius atau dianestesi saat akan dioperasi. Walaupun secara fisik pasien telah ”tidak sadar” namun pikiran pasien masih aktif dan tetap dapat mendengar apa yang dikatakan oleh orang di sekitarnya.

Waking Hypnosis adalah hipnosis yang dilakukan dalam keadaan sadar. Yang terjadi adalah informasi yang disampaikan oleh orang yang dipandang sebagai figur otoritas akan dengan sangat mudah menembus critical factor / filter mental dan masuk ke pikiran bawah sadar seseorang dan diterima tanpa argumentasi atau penyelidikan lebih lanjut.

Contoh Kondisi / Lingkungan Terjadinya Hipnosis

  • Keluarga
  • Bisnis
  • Iklan
  • Agama
  • Doa
  • Highway Hypnosis
  • Environmental Hypnosis

Apa Kelebihan Hypnotherapy?

Bagi yang belum mengerti terapi bawah sadar mungkin pertanyaan ini banyak timbul, saya sendiri juga pada awalnya begitu, namun setelah semakin mendalami, semakin saya mengerti bahwa ini adalah cara yang sangat cepat untuk dapat melakukan perubahan mental dan “beberapa” masalah fisik.

Untuk masalah mental, cara ini sangat efektif karena melalui bawah sadar, kita melakukan perubahan pada “dasar dari gunung es”. Mungkin Anda sendiri pernah berusaha mencoba menasehati anak atau teman atau pasangan Anda untuk tidak melakukan hal-hal yang dianggap buruk. Mungkin mereka sendiri juga ingin berubah tapi entah kenapa semua hal yang telah dilakukan, mungkin dengan banyak membaca motivasi-motivasi atau mendengarkan nasehat dari orang lain tetap sulit untuk mengubah sikap seseorang. Itu karena kita hanya bermain di level pikiran sadar, dimana pikiran sadar itu ibarat ujung dari gunung esnya saja. Dengan terapi bawah sadar kita langsung menjangkau pikiran bawah sadar yang mendasari perilaku seseorang, sehingga efeknya bisa cukup cepat bisa dirasakan. Sebagai contoh ada kasus klien yang depresi karena merasa bersalah telah melakukan beberapa kali aborsi dalam hidupnya, akhirnya hati bisa terasa sangat lega dan tidak suka menangis lagi. Karena bagaimanapun masa lalu sudah terjadi, lebih baik kita melakukan perbaikan demi masa depan.

Untuk masalah fisik, sebenernya ada dua kemungkinan hal yang bisa dijelaskan yaitu bahwa bawah sadar mengontrol sebagian dari organ dalam dari tubuh, misalnya detak jantung, sistem pencernaan dll yang tidak bisa dilakukan oleh pikiran sadar. Dengan demikian, melalu bawah sadar seseorang, kita bisa “dalam batas tertentu” melakukan beberapa pengaturan. Atau kemungkinan kedua, memang bawah sadar kita memiliki persepsi yang salah terhadap suatu rangsangan fisik. Sebagai contoh seperti yang saya lakukan pada klien saya yang lambungnya sangat sensistiv terhadap cabe. Setiap makan cabe pasti diare sehingga boleh dibilang selama ini tidak pernah makan cabe. Setelah saya lakukan sedikit pengaturan, langsung klien saya ini bisa makan-makanan menado yang pedasnya bukan main, malah sekarang menjadi suka makan cabe.

 

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

Membuat Perkawinan Lebih Bahagia

Banyak orang berpikir bahwa perkawinan adalah sesuatu yang seperti orang beli barang. Lihat barang yang menarik, lalu sekali beli langsung beres. Padahal sebenarnya perkawinan itu perlu dibina, dipupuk agar makin langgeng dan makin saling mencintai.  Perkawinan yang hanya didasarkan fisik semata akan habis suatu saat karena kita akan menjadi tua dan keriput. Apakah saat kita tua dan keriput lalu kita akan cerai dan mencari pasangan baru yang lebih muda? tentu tidak bisa begitu bukan?

Banyak juga perkawinan yang pada mulainya merasa “tidak saling mencintai”, karena dijodohkan. Tapi karena bisa memupuk cinta, maka makin lama makin sayang satu sama lain. Tidak hanya terjadi saat perkawinan, orang berpacaran pun ada yang didasarkan karena sering bertemu dan kecocokan lalu timbullah rasa suka. Bisa juga cinta awalnya sangat menggebu-gebu, namun setelah 1 atau 2 tahun, karena tidak dipupuk malah berubah menjadi kebencian dan akhirnya pengin cerai. Bisa dilihat yang terjadi pada beberapa artis Indonesia.

Jadi rasa cinta memang seperti tanaman dapat tumbuh lebat dan dapat juga mati layu, tergantung bagaimana kita menumbuhkannya dan memupuknya.

Dari pengalaman terapi, biasanya cinta dalam perkawinan layu karena kedua belah pihak tidak bisa saling menyesuaikan. Ada hal yang tidak disukai pihak pria ataupun wanita. Ada yang sudah sadar ingin mengubah namun tidak bisa, ada juga yang belum sadar dan tidak mau berubah.  Ada juga yang merasa sudah berubah tapi secara tidak sadar sebetulnya masih melakukan hal-hal yang sama.

Jika perkawinan ingin langgeng, maka kedua belah pihak harus mau mengubah karakter yang saling tidak disukai oleh pihak satunya.  Misalnya istri boros bikin suami jengkel, atau istri pemarah membuat suami tidak betah di rumah. Jika sifat buruk dari kedua belah pihak sudah dibereskan, maka tidak ada lagi masalah yang akan timbul bukan? Sebetulnya simple, tapi memang karakter tidak mudah diubah.  Mengubah karakter  yang sudah terlalu berakar sama dengan mengubah phobia kecoa, tampaknya sepele tapi  seringkali sulit dan tidak bisa dilakukan sendiri. Kalaupun bisa butuh waktu yang lama dan prosesnya sengsara. Walau tidak semua seperti itu juga.

Jadi jika perkawinan anda tidak bahagia, coba lihat sifat-sifat apa yang tidak disukai oleh masing2 pasangan, dan coba dilist down, lalu buat kesepakatan untuk saling memperbaiki karakter2 masing-masing. Jika tidak bisa, maka mungkin sudah saatnya Anda minta bantuan Hipnoterapis professional untuk membantu mencari akar masalah dari karakter buruk Anda. Karena dalam kondisi normal, karakter harusnya bisa diubah, karena pikiran sadar harus pegang kendali. Namun jika sudah sulit diubah, maka kemungkinan besar ada program pikiran atau trauma yang harus dibereskan di bawah sadar Anda. Dengan hypnotherapy, akar masalah dari karakter buruk bisa diketahui dan dibereskan, sehingga Anda akan bisa memilik karakter yang lebih baik tanpa merasa dipaksa, yang memang tumbuh dari kesadaran di dalam diri sendiri, sehingga akan lebih nyaman dalam menjalaninya.

Sebetulnya yang lebih repot adalah kalau kita pikir karakter kita sudah baik, tapi ternyata secara tidak sadar kita masih terus melakukan hal-hal yang tidak baik. Seringkali diri kita tidak bisa melihat keburukan sendiri bukan? ini bisa diketahui dengan pengecekan pada bawah sadar Anda.

Apakah anda yakin anda sudah memiliki karakter yang baik 100%?  Tidak ada manusia yang bisa seperti itu bukan? Coba masing2 pihak akui bahwa pasti ada sifat buruk masing-masing, jika bensin ketemu percikan api, tentu akan kebakaran. Siapa yang salah? dua-duanya salah, baik bensin mapun percikan api. Tanpa keduanya tidak akan terjadi nyala api yang besar.  Maka baik bensin maupun percikan api, berubahlah jadi air yang sejuk dan menyatu. Ubahlah sifat buruk Anda dan nikmati perkawinan yang bahagia dan harmonis. Jika sulit mengubahnya, mintalah bantuan pihak ketiga demi kebahagian Anda.

Yang jelas, cerai tidak selalu menyelesaikan masalah, jika Anda memutuskan bercerai dan Anda memutuskan menikah lagi dengan orang lain dengan membawa karakter buruk Anda, apakah menurut Anda kejadian yang sama tidak akan terulang lagi? Dan apakah anda yakin pasangan baru anda tidak memiliki karakter buruk versi lain yang akan timbul nantinya? Dan yang paling penting, pikirkanlah perasaan anak-anak Anda. Saat anak anda kekurangan kasih sayang dari salah satu orang tua, maka si anak ketika remaja akan mencari kasih sayang dari orang luar, itulah biasanya yang menimbulkan pergaulan bebas yang kebablasan. Pikirkan juga biaya yang sudah anda keluarkan untuk membuat pesta perkawinan, minimal puluhan juta rupiah, ada juga yang ratusan juga rupiah, waktu tenaga dan biaya yang dulu anda habiskan untuk pacaran dengan jalan-jalan kesana kemari untuk menyenangkan pasangan. Saran saya, usahakanlah untuk mempertahankan perkawinan Anda, sebisa mungkin, toh banyak yang bisa, kenapa Anda tidak bisa?

Jika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa hypnoteraphy, khususnya pada kami, maka syaratnya Anda harus memperkirakan masalah keluarga Anda datang dari mana. Jika masalahnya dari diri sendiri, maka cukup Anda sendiri yang diterapi. Namun jika masalahnya ada di kedua belah pihak, maka sebaiknya keduanya harus diterapi, karena jika hanya salah satu yang diterapi, satu sudah beres, bisa kambuh lagi karena ulah pasangannya yang belum dibereskan. Jika Anda tidak siap untuk diterapi kedua-duanya, saya sarankan jangan mengambil jasa hypnoterahpy, karena hasilnya berdasarkan pengalaman akan tidak efektif.  Bisa dibaratkan seseorang yang trauma karena diperkosa, setelah dibereskan, eh besoknya diperkosa lagi…Kecuali jika Anda sudah pisah rumah atau sudah bercerai yang jarang bertemu.  Ini juga berlaku bagi masalah anak dan keluarganya, karena seringkali masalah anak juga bisa timbul akibat ulah orang tuanya.

Hipnoterapi Sebagai Pengobatan Alternatif

Dari pengamatan, dapat dilihat bahwa sebetulnya penyakit itu sumbernya bermacam-macam. Ada yang disebabkan karena virus/bakteri, ada yang dikarenakan bawaan sejak lahir, ada yang disebabkan oleh pola hidup, ada yang disebabkan karena cedera fisik (jatuh) dan juga ada yang disebabkan oleh stress pikiran.

Dalam kasus tertentu memang terkadang agak sulit mencari akar masalah sebenarnya. Misalnya, susah hamil bisa jadi disebabkan karena ada kelainan dalam kandungan yang memang sudah bawaaan, atau memang ada virus, atau bisa juga disebabkan karena ada stress pikiran yang membuat tubuh tidak mengijinkan untuk hamil. Ada satu kasus dimana klien secara sadar ingin sekali hamil, tapi ternyata di dalam bawah sadarnya menolak karena merasa situasinya tidak siap untuk mendukung si ibu dapat memelihara anaknya. Tentu saja tidak dapat hamil karena bawah sadarnya akan mengontrol organ2 tubuhnya untuk tidak mendukung terciptanya seorang anak.

Menilik sumber penyakit yang terkadang memang sulit ditebak, dan karena kami lebih senang jika suatu penyakit disebuhkan dari akarnya, kami menyarankan memang agar penyakit yang sifatnya fisik untuk terlebih dahulu dicek ke dokter. Namun jika memang tidak ditemukan penyebab yang jelas, ada kemungkinan besar penyebabnya ada di dalam pikiran bawah sadar Anda.

Dengan demikian banyaknya kemungkinan akar masalah, maka hipnoterapi bisa menjadi salah satu pengobatan alternatif  yang sangat tepat untuk problem-problem mental maupun fisik yang disebabkan oleh pikiran. Namun kami juga tetap menyarankan untuk masalah fisik agar tetap dapat dikontrol oleh dokter.

untuk melihat biasanya masalah apa yang dapat dibantu dengan hipnoterapi, Anda dapat klik  lokasi dan tempat praktek atau detail ceritanya di bagian contoh kasus.

Bagaimana Agar Hasil Hipnoterapi anak bisa sukses?

Dalam beberapa kasus, seringkali saya memiliki klien ibu yang ingin agar anaknya yang umurnya masih di sekitar 10 tahun untuk diterapi.

Permasalahan terapi pada anak kecil adalah bahwa seringkali si anak tidak mau diterapi karena takut.  Ada ibu yang tidak memberi tahu ke anak bahwa si anak hendak diterapi. nah ini benar-benar menjadi masalah karena untuk bisa diterapi, seseorang klien, bahkan anak kecilpun, harus mau untuk mengikuti prosedur-prosedur yang harus diikuti.  Jika si anak menolak, tentu saja terapis akan sulit untuk melakukan terapi. Jadi sebaiknya sebelum terapi dilakukan, pastikan bahwa si anak menyadari bahwa dia memiliki suatu masalah dan mau untuk dibantu dibereskan masalahnya itu yang akan membuat si anak akan menjadi lebih baik. Biasanya anak bisa dibujuk dengan bahwa dengan ikut terapi maka si anak akan lebih sehat atau gembira setiap harinya. Bahwa terapinya sangat nyaman, hanya tinggal tiduran, tidak ada suntikan ataupun obat apapun.  Ibaratnya anak sakit, kalau si anak tidak merasa sakit, tentunya akan sulit untuk mengajak anak ke dokter.

Namun andaikata si anak bersedia diterapi,  masalahnya juga tidak berarti sesimple itu, karena terkadang setelah digali di alam bawah sadar, ternyata baru ketahuan bahwa penyebab perubahan perilaku si anak  atau penyakit si anak adalah karena perilaku si orang tua sendiri. Dalam kasus ini orang tua harus siap untuk berubah. Jika orang tua tidak bisa berubah, maka jika orang tua menghendaki anaknya berubah, orang tua harus siap juga untuk diterapi demi kebaikan anak.

Kecuali bila ternyata setelah digali, ternyata penyebabnya adalah faktor lingkungan, dalam hal ini tentunya orang tua tidak perlu ikut diterapi.

Dalam beberapa kasus yang memang penyebabnya dari orang tua, bahkan perilaku si anak sudah berubah walau belum diterapi, ketika orang tua sudah diterapi terlebih dahulu. Karena secara otomatis perilaku orang tua yang menjadi lebih baik misalnya menjadi lebih sabar dan penyayang, akan membuat si anak berubah dengan sendirinya.

Dalam beberapa kasus, ternyata masalah telah mulai timbul sejak si anak masih dalam kandungan.  Dalam hipnoterapi cukup umum dijumpai bahwa akar masalah terjadi saat anak masih bayi atau masih di dalam kandungan. Jadi  sebaiknya hati-hati bersikap dan bertingkah laku jika sedang mengandung, jangan bicara sembarangan dan bersikap negatif, karena bawah sadar janin sudah bisa merekam kejadian yang ada di luar tubuh Ibunya.

Bagaimana Hipnoterapi bisa memperbaiki hubungan Suami Istri

Hipnoterapi dapat membantu hubungan suami istri, bagaimana prosesnya?

Pada umumnya masalah yang terjadi diantara antara suami dan istri pada intinya adalah karena adanya perbedaan antara harapan dengan kenyataan.  Yaitu harapan dari suami atau istri terhadap tindakan/perilaku pasangannya. Misalnya istri berharap suami selalu setia, tapi ternyata suami tidak bisa setia. Atau suami berharap istri bisa bersikap lembut, namun istri cenderung kasar.

Mengapa ini terjadi? Apa tidak pernah dikomunikasikan keinginan istri pada suami atau sebaliknya. Menurut saya jawabannya “pasti sudah”.  Tapi mengapa tidak terjadi sesuai dengan yang diinginkan? jawabannya karena pada dasarnya sulit untuk merubah watak, bahkan mengubah watak diri sendiripun.

misalnya suami tahu bahwa menyeleweng itu adalah buruk, suami juga sadar bahwa dia tidak mau mengulangi lagi, tapi kembali suami terjebak dalam situasi yang membuatnya tidak dapat menahan diri untuk selingkuh.

Nah pertanyaan selanjutnya, kenapa sulit mengubah watak padahal sudah ada niat atau kesadaran diri untuk mengubah?

Jawabannya karena kebiasaan itu sudah mengakar pada bawah sadar Anda. Diperlukan usaha yang ekstra keras untuk secara sadar mengubah bawah sadar Anda. Mungkin bisa berhasil, mungkin juga tidak.

Disinilah hipnoterapi bisa  membantu menembus ke bawah sadar seseorang dan memperbaiki trauma-trauma yang mungkin telah mengubah kepribadian seseorang. Menguninstall program-program negatif yang sudah terlanjur masuk ke bawah sadar seseorang dan mengisinya dengan program-program pikiran yang positif. Program pikiran positif akan susah masuk jika program negatif belum dibuang.

Dan jangan berpikir bahwa kesalahan pasti terjadi hanya pada satu sisi.  Mengingat bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna, biasanya kesalahan ada di kedua belah pihak. Misalnya istri yang pemarah mungkin bisa membangkitkan watak buruk suami yang memang suka keluyuran malam.   Maksud saya, biasanya di kedua belah pihak seringkali memiliki kekurangan sehingga menimbulkan masalah tersebut terjadi.

Jadi biasanya sangat diajurkan agar dalam terapi dilakukan berdua, baik oleh suami ataupun istri. karena biasanya juga tidak ada yang mau disalahkan 100%.  Misalnya jika suami diterapi namun istri tidak,  maka ada kemungkinan suami akan memberikan resistensi dalam terapi yang membuat terapi tidak efektif, karena suami merasa diperlakukan tidak adil karena dianggap sebagai satu-satunya sumber masalah. Suami mungkin telah  menyadari kesalahannya, namun mungkin suami juga melihat bahwa istripun memberi andil dalam masalah tersebut dan berharap istri juga diterapi agar tidak memiliki perilaku yang cenderung memicu watak buruk suami.

Jadi saran saya, masing-masing pihak cobalah untuk instrospeksi ke dalam diri sendiri. jangan berpikir bahwa selalu orang lain yang salah. Namun jika kita sudah berubah namun pasangan merasa “kesulitan” untuk berubah, atau kita sendiripun merasa sulit untuk berubah,  maka saran saya daripada menimbulkan masalah yang lebih besar, carilah pihak ketiga yang dapat membantu Anda berdua.

Bagaimana Rasanya Masuk Dalam Kondisi Hypnosis?

Kondisi terapi adalah kondisi saat orang sudah hampir tidur namun masih sadar, jadi tepat pada ambang sebelum tidur. Saat itu pikiran sadar sudah sangat rileks namun masih sadar dan harus masih bisa mendengar suara terapis. Kalau kebablasan, klien bisa masuk ke dalam kondisi tidur dimana terapis harus sedikit membangunkan klien agar tetap bisa mendengar instruksi dari terapis.

Ketika orang masuk dalam kondisi terapi yang dalam, badan terasa sangat rileks. Sangat rileks sehingga tubuh serasa sangat berat dan menempel pada kursi atau kasur (kalau tiduran di kasur). Kepala seperti terasa menancap di sandarannya, setelah dibangunkan kadang klien merasa otot-ototnya sangat lemas sehingga berat untuk digerakan. Setelah beberapa saat baru mulai bisa bangun karena terjadi rileksasi yang sangat pada seluruh otot-otot tubuh. Kondisi rileksasi yang dalam ini juga baik untuk memberikan istirahat yang dalam pada otot-otot kita.

Pikiran sangat nyaman dan damai. Bahkan beberapa orang masuk sangat dalam sehingga mendapatkan kedamaian yang sangat menyenangkan sampai ketika sudah selesai tidak mau dibangunkan, harus diancam dulu bahwa waktu sudah habis, kalau mau terus dalam kondisi terapi kita persilahkan, namun argo jalan terus. He…he…he… saat itu baru klien yang merasa sangat keenakan itu mulai menghitung bawa uang berapa dan mikir mau terus apa nambah dan biasanya sih memutuskan untuk bangun.

Jadi kondisi terapi selain sangat rileks juga sebenarnya masih sadar. Berbeda dengan orang yang tertidur atau dibius yang notabene tidak ingat dan tidak bisa mendengar apa-apa.

Kasus-kasus yang bisa ditangani dengan hypnotherapy

Contoh-contoh terapi yang telah kami lakukan adalah sebagai berikut:

  1. Sensitivitas anggota tubuh tertentu ( contoh: setiap kali makan pedas sedikit saja, langsung diare. Setiap makan gorengan, es, amandel langsung bengkak dll. Kita tahu bahwa organ-organ tubuh tertentu seperti jantung dll adalah diatur oleh pikiran bawah sadar kita)
  2. Orang yang selalu merasa dan takut dalam mengambil keputusan
  3. Takut berbicara di depan umum
  4. Atlit yang selalu grogi tiap hendak bertanding
  5. Anak yang susah konsentrasi dalam belajar
  6. orang yang sangat takut akan gelap
  7. Orang yang selalu bosan dalam melakukan pekerjaan, ingin pindah-pindah kerja tanpa alasan yang jelas
  8. Selalu merasa bimbang dalam mengambil keputusan (misalnya: bingung menentukan pilihan terhadap agama mana yang harus dianut)
  9. Muudah marah
  10. Sakit maag yang terus kambuh
  11. Insomnia (misalnya karena pernah kecewa mendalam terhadap mantan pacarnya, lagi-lagi secara sadar si klien merasa sudah melupakan masalah itu, namun ternyata bawah sadarnya belum bisa menerimanya.)
  12. Tidak percaya diri untuk tampil dimuka umum
  13. Stress dan selalu sedih karena pertengkaran yang sangat meninggalkan kekesalan di hati.
  14. Tidak tahu tujuan hidup yang jelas, hidup terasa hampa, gagal dalam sekolah dan pekerjaan, hanya bisa menghabiskan waktu main game..
  15. Anak luka batin terhadap orang tua (pernah mau digugurkan atau dibuang)
  16. Tidak percaya diri
  17. Mental block dibidang pencapaian financial
  18. Depresi
  19. Stress karena ditinggal pasangan (suami/istri)
  20. Kecurigaan berlebih terhadap orang atau situasi dan kondisi tertentu / paranoid
  21. Merasa selalu disalahkan oleh orang tua atau lingkungan
  22. Ingin berhenti merokok
  23. Ingin mencapai berat badan ideal
  24. Anak yang selalu bermasalah dengan teman – temannya
  25. Ketakutan terhadap suasana atau lingkungan yang asing
  26. Kesulitan berkomunikasi atau sulit mengekspresikan perasaan
  27. Phobia (ketakutan yang tidak masuk akal atau berlebih terhadap suatu benda atau situasi atau hal tertentu misalnya phobia ulat, phobia cacing, phobia ketinggian dll)

 

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.