Archive

Archive for the ‘1. Pertanyaan dan Informasi seputar Hypnotherapy’ Category

* Hipnoterapi Sebagai Pengobatan Alternatif

Dari pengamatan, dapat dilihat bahwa sebetulnya penyakit itu sumbernya bermacam-macam. Ada yang disebabkan karena virus/bakteri, ada yang dikarenakan bawaan sejak lahir, ada yang disebabkan oleh pola hidup, ada yang disebabkan karena cedera fisik (jatuh) dan juga ada yang disebabkan oleh stress pikiran.

Dalam kasus tertentu memang terkadang agak sulit mencari akar masalah sebenarnya. Misalnya, susah hamil bisa jadi disebabkan karena ada kelainan dalam kandungan yang memang sudah bawaaan, atau memang ada virus, atau bisa juga disebabkan karena ada stress pikiran yang membuat tubuh tidak mengijinkan untuk hamil. Ada satu kasus dimana klien secara sadar ingin sekali hamil, tapi ternyata di dalam bawah sadarnya menolak karena merasa situasinya tidak siap untuk mendukung si ibu dapat memelihara anaknya. Tentu saja tidak dapat hamil karena bawah sadarnya akan mengontrol organ2 tubuhnya untuk tidak mendukung terciptanya seorang anak.

Kista atau kanker misalnya, mungkin saja memang bisa  disebabkan oleh perilaku makanan yang salah, terkena radiasi, virus. Tapi ternyata ada juga yang disebabkan oleh stress pikiran yang terpendam.

Menilik sumber penyakit yang terkadang memang sulit ditebak, dan karena kami lebih senang jika suatu penyakit disebuhkan dari akarnya, kami menyarankan memang agar penyakit yang sifatnya fisik untuk terlebih dahulu dicek ke dokter. Namun jika memang tidak ditemukan penyebab yang jelas, ada kemungkinan besar penyebabnya ada di dalam pikiran bawah sadar Anda.

Dengan demikian banyaknya kemungkinan akar masalah, maka hipnoterapi bisa menjadi salah satu pengobatan alternatif  yang sangat tepat untuk problem-problem mental maupun fisik yang disebabkan oleh pikiran. Namun kami juga tetap menyarankan untuk masalah fisik agar tetap dapat dikontrol oleh dokter.

untuk melihat biasanya masalah apa yang dapat dibantu dengan hipnoterapi, Anda dapat klik  lokasi dan tempat praktek atau detail ceritanya di bagian contoh kasus.

* Apakah hypnotherapy aman?

Selagi saya dalam perjalanan, mendadak saya terpikir suatu cara yang paling mudah untuk menjelaskan apakah hypnotherapy itu aman ?

Begini ya, sebetulnya yang disebut hypnosis itu adalah tertembusnya pikiran sadar sehingga bawah sadar menerima informasi atau kebenaran baru. Dan kebenaran baru mempengaruhi atau mengubah perilaku atau sifat seseorang.

Nah sebetulnya, ketika seseorang anak beranjak dewasa, lalu mulai bergaul dengan lingkungannya, lalu dari seorang anak yang polos, perlahan-lahan berubah menjadi anak yang nakal, menjadi pemabuk atau suka main judi tanpa dia bisa menghentikannya lagi.  Anak itu telah menggalami hypnosis yang dilakukan oleh lingkungan.

Jadi sebetulnya karakter kita atau apa yang kita ingat  saat ini adalah hasil dari hypnosis yang dilakukan oleh lingkungan di sekitar kita (orang tua, teman, guru, pengaruh TV, radio dll).  Contoh hypnosis lingkungan adalah orang yang bisa diprogram untuk menjadi latah, coba tanyakan pada mayoritas orang hp apa yang paling diingat, teh apa yang paling diingat, burger apa yang paling diingat, minuman cola apa yang paling diingat. Saya yakin hampir semua memiliki jawaban yang sama di kepala masing-masing. Itulah contoh hypnosis dari lingkungan. Hypnosis lingkungan berjalan dalam waktu yang lambat. Kecuali jika terjadi trauma yang berat.

Bedanya dengan hypnotherapy adalah dengan hypnotherapy, perubahan bisa dilakukan dalam waktu yang singkat.

Jadi hypnosis lingkungan dan hypnosis dalam hypnotherapy memiliki efek yang sama,  yaitu mengubah perilaku/karakter, hanya beda di cepat atau lambatnya.

Nah dalam praktek hypnosis yang benar, semua kata-kata menggunakan kata positif, semua ditujukan untuk hal yang positif  karena seorang terapis sangat mengerti akan kekuatan kata-kata, apalagi dalam kondisi trance. Tentu saja dengan asumsi bahwa terapis menggunakan standar prosedur terapi yang sudah dibakukan. Jadi boleh saya katakan, hypnosis dari hypnotherapy adalah lebih aman daripada hypnosis yang dilakukan oleh lingkungan.

* Bagaimana Sifat Buruk Dihilangkan dengan Hipnoterapi?

Mungkin ada yang berpikir bahwa sifat buruk dapat dihilangkan dengan cara menghipnostis seseorang sehingga orang tersebut pikirannya dikendalikan sehingga tidak lagi mau bersifat buruk.

ini adalah pemikiran saya salah, dalam proses hipnoterapi kami tidak mengendalikan pikiran seseorang untuk melakukan suatu tindakan tertentu.

Dari pengalaman terapi, sifat buruk memiliki akar masalahnya sendiri. Biasanya disebabkan karena pendidikan yang salah dimasa kecil, pengaruh buruk dari lingkungan di masa kecil dll.. yang kami lakukan adalah melakukan reedukasi pada pikiran bawah sadar seseorang, memberikan pengertian mana yang baik dan mana yang salah pada pikiran bawah sadar.  Sehingga pikiran bawah sadar akan mengerti dengan sendirinya mana yang baik dan mana yang buruk, ketika pikiran bawah sadar sudah mengerti mana yang baik dan mana yang buruk. Maka secara otomatis pikiran bawah sadar akan dapat memilih yang terbaik baik dirinya sendiri.

Mungkin Anda akan heran karena Anda berpikir bahwa Anda sudah tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Memang betul, secara pikiran sadar, Anda mungkin sudah tahu, tapi belum tentu pikiran bawah sadar Anda sudah mengerti.

Dalam terapi yang kami tangani, sering ditemukan karakter yang sangat berbeda antara seseorang ketika sedang berpikir menggunakan pikiran sadar dan ketika berpikir menggunakan pikiran bawah sadar.

mungkin agar lebih dapat membayangkan, mungkin Anda pernah bermimpi melakukan suatu hal yang kalau dalam kondisi sadar, tidak mungkin Anda lakukan. Misalnya Anda memukul atau menyiksa atau bahkan mungkin membunuh seseorang dalam mimpi, sesuatu yang tidak mungkin Anda lakukan dalam kondisi sadar bukan? Tapi dalam kondisi mimpi, Anda merasa itu memang sifat Anda dan tidak masalah Anda melakukannya. Nah itulah kurang lebih gambaran adanya perbedaan karakter seseorang ketika dalam kondisi sadar dan bawah sadar.

Ketika pikiran bawah sadar sudah sejalan dengan pikiran sadar, maka secara otomatis, tanpa usaha yang berat, seseorang dapat menentukan pilihan hendak berbuat baik atau buruk. Namun jika belum sinkron, maka walaupun pikiran sadar ingin berbuat baik,  tapi karena pikiran bawah sadar ingin berbuat yang berbeda, akhirnya sulit sekali untuk melakukan sesuatu sesuai keinginan sadar Anda.

Jadi Anda bisa cek sendiri,  jika Anda ingin membuang suatu kebiasaan buruk tapi kok terasa sulit sekali, padahal orang lain dengan mudah mengendalikan perbuatannya. Maka Anda boleh mulai curiga, kemungkinan ada yang salah dengan pikiran bawah sadar Anda.

Bagaimana Agar Hasil Hipnoterapi anak bisa sukses?

Dalam beberapa kasus, seringkali saya memiliki klien ibu yang ingin agar anaknya yang umurnya masih di sekitar 10 tahun untuk diterapi.

Permasalahan terapi pada anak kecil adalah bahwa seringkali si anak tidak mau diterapi karena takut.  Ada ibu yang tidak memberi tahu ke anak bahwa si anak hendak diterapi. nah ini benar-benar menjadi masalah karena untuk bisa diterapi, seseorang klien, bahkan anak kecilpun, harus mau untuk mengikuti prosedur-prosedur yang harus diikuti.  Jika si anak menolak, tentu saja terapis akan sulit untuk melakukan terapi. Jadi sebaiknya sebelum terapi dilakukan, pastikan bahwa si anak menyadari bahwa dia memiliki suatu masalah dan mau untuk dibantu dibereskan masalahnya itu yang akan membuat si anak akan menjadi lebih baik. Biasanya anak bisa dibujuk dengan bahwa dengan ikut terapi maka si anak akan lebih sehat atau gembira setiap harinya. Bahwa terapinya sangat nyaman, hanya tinggal tiduran, tidak ada suntikan ataupun obat apapun.  Ibaratnya anak sakit, kalau si anak tidak merasa sakit, tentunya akan sulit untuk mengajak anak ke dokter.

Namun andaikata si anak bersedia diterapi,  masalahnya juga tidak berarti sesimple itu, karena terkadang setelah digali di alam bawah sadar, ternyata baru ketahuan bahwa penyebab perubahan perilaku si anak  atau penyakit si anak adalah karena perilaku si orang tua sendiri. Dalam kasus ini orang tua harus siap untuk berubah. Jika orang tua tidak bisa berubah, maka jika orang tua menghendaki anaknya berubah, orang tua harus siap juga untuk diterapi demi kebaikan anak.

Kecuali bila ternyata setelah digali, ternyata penyebabnya adalah faktor lingkungan, dalam hal ini tentunya orang tua tidak perlu ikut diterapi.

Dalam beberapa kasus yang memang penyebabnya dari orang tua, bahkan perilaku si anak sudah berubah walau belum diterapi, ketika orang tua sudah diterapi terlebih dahulu. Karena secara otomatis perilaku orang tua yang menjadi lebih baik misalnya menjadi lebih sabar dan penyayang, akan membuat si anak berubah dengan sendirinya.

Dalam beberapa kasus, ternyata masalah telah mulai timbul sejak si anak masih dalam kandungan.  Dalam hipnoterapi cukup umum dijumpai bahwa akar masalah terjadi saat anak masih bayi atau masih di dalam kandungan. Jadi  sebaiknya hati-hati bersikap dan bertingkah laku jika sedang mengandung, jangan bicara sembarangan dan bersikap negatif, karena bawah sadar janin sudah bisa merekam kejadian yang ada di luar tubuh Ibunya.

Bagaimana Hipnoterapi bisa memperbaiki hubungan Suami Istri

Hipnoterapi dapat membantu hubungan suami istri, bagaimana prosesnya?

Pada umumnya masalah yang terjadi diantara antara suami dan istri pada intinya adalah karena adanya perbedaan antara harapan dengan kenyataan.  Yaitu harapan dari suami atau istri terhadap tindakan/perilaku pasangannya. Misalnya istri berharap suami selalu setia, tapi ternyata suami tidak bisa setia. Atau suami berharap istri bisa bersikap lembut, namun istri cenderung kasar.

Mengapa ini terjadi? Apa tidak pernah dikomunikasikan keinginan istri pada suami atau sebaliknya. Menurut saya jawabannya “pasti sudah”.  Tapi mengapa tidak terjadi sesuai dengan yang diinginkan? jawabannya karena pada dasarnya sulit untuk merubah watak, bahkan mengubah watak diri sendiripun.

misalnya suami tahu bahwa menyeleweng itu adalah buruk, suami juga sadar bahwa dia tidak mau mengulangi lagi, tapi kembali suami terjebak dalam situasi yang membuatnya tidak dapat menahan diri untuk selingkuh.

Nah pertanyaan selanjutnya, kenapa sulit mengubah watak padahal sudah ada niat atau kesadaran diri untuk mengubah?

Jawabannya karena kebiasaan itu sudah mengakar pada bawah sadar Anda. Diperlukan usaha yang ekstra keras untuk secara sadar mengubah bawah sadar Anda. Mungkin bisa berhasil, mungkin juga tidak.

Disinilah hipnoterapi bisa  membantu menembus ke bawah sadar seseorang dan memperbaiki trauma-trauma yang mungkin telah mengubah kepribadian seseorang. Menguninstall program-program negatif yang sudah terlanjur masuk ke bawah sadar seseorang dan mengisinya dengan program-program pikiran yang positif. Program pikiran positif akan susah masuk jika program negatif belum dibuang.

Dan jangan berpikir bahwa kesalahan pasti terjadi hanya pada satu sisi.  Mengingat bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna, biasanya kesalahan ada di kedua belah pihak. Misalnya istri yang pemarah mungkin bisa membangkitkan watak buruk suami yang memang suka keluyuran malam.   Maksud saya, biasanya di kedua belah pihak seringkali memiliki kekurangan sehingga menimbulkan masalah tersebut terjadi.

Jadi biasanya sangat diajurkan agar dalam terapi dilakukan berdua, baik oleh suami ataupun istri. karena biasanya juga tidak ada yang mau disalahkan 100%.  Misalnya jika suami diterapi namun istri tidak,  maka ada kemungkinan suami akan memberikan resistensi dalam terapi yang membuat terapi tidak efektif, karena suami merasa diperlakukan tidak adil karena dianggap sebagai satu-satunya sumber masalah. Suami mungkin telah  menyadari kesalahannya, namun mungkin suami juga melihat bahwa istripun memberi andil dalam masalah tersebut dan berharap istri juga diterapi agar tidak memiliki perilaku yang cenderung memicu watak buruk suami.

Jadi saran saya, masing-masing pihak cobalah untuk instrospeksi ke dalam diri sendiri. jangan berpikir bahwa selalu orang lain yang salah. Namun jika kita sudah berubah namun pasangan merasa “kesulitan” untuk berubah, atau kita sendiripun merasa sulit untuk berubah,  maka saran saya daripada menimbulkan masalah yang lebih besar, carilah pihak ketiga yang dapat membantu Anda berdua.

Apa Itu Hypnosis?

Para pakar hipnosis masing-masing memberikan definisi mereka untuk kata hipnosis. Beberapa definisi itu antara lain:

1. Hipnosis adalah suatu kondisi di mana perhatian menjadi sangat terpusat sehingga tingkat sugestibilitas meningkat sangat tinggi

2. Hipnosis adalah seni komunikasi untuk mempengaruhi seseorang sehingga mengubah tingkat kesadarannya, yang dicapai dengan cara menurunkan gelombang otak

3. Hipnosis adalah seni eksplorasi alam bawah sadar

4. Hipnosis adalah kondisi kesadaran yang meningkat

5. Hipnosis adalah suatu kondisi pikiran yang dihasilkan oleh sugesti

6. Hipnosis adalah kondisi di mana pikiran sadar / critical factor di-by pass

7. Hipnosis adalah pemusatan fokus pikiran hanya kepada satu ide atau konsep

Definisi yang sekarang paling banyak digunakan adalah definisi yang dikeluarkan oleh US Dept of Education, Human Services Division:

”Hypnosis is the bypass of the critical factor of conscious mind and followed by the establishment of acceptable selective thinking”

(Hipnosis adalah penembusan faktor kritis pikiran sadar dan diikuti dengan diterimanya pemikiran atau sugesti tertentu)

Jenis Hipnosis

Berikut ini adalah jenis hipnosis dan manfaatnya.

1. Stage Hypnosis : hipnosis yang digunakan untuk pertunjukan hiburan.

2. Clinical Hypnosis atau Hypnotherapy

Clinical Hypnosis atau Hypnotherapy adalah aplikasi hipnosis dalam menyembuhkan masalah mental dan fisik (psikosomatis). Aplikasi dalam pengobatan penyakit antara lain: depresi, kecemasan, phobia, stress, penyimpangan perilaku, mual dan muntah, melahirkan, penyakit kulit, dan masih banyak lagi.

3. Anodyne Awareness

Anodyne Awareness adalah aplikasi hipnosis untuk mengurangi rasa sakit fisik dan kecemasan. Banyak dokter, tenaga medis, perawat, dan dokter gigi menggunakan teknik anodyne untuk membantu pasien menjadi rileks dengan sangat cepat dan mengurangi rasa sakit dengan mental anestesi.

4. Forensic Hypnosis

Forensic Hypnosis adalah penggunaan hipnosis sebagai alat bantu dalam melakukan investigasi atau penggalian informasi dari memori.

5. Metaphysical Hypnosis

Metaphysical Hypnosis adalah aplikasi hipnosis dalam meneliti berbagai fenomena metafisik. Jenis hipnosis ini bersifat ekperimental.

Jenis Hipnosis Menurut Pelakunya

1. Self Hypnosis

Self hypnosis adalah hipnosis yang dilakukan oleh diri sendiri terhadap diri sendiri.

2. Hetero Hypnosis

Hetero hypnosis adalah hipnosis yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain. Contohnya adalah hipnosis yang dilakukan seorang hipnotis atau hipnoterapis terhadap subjek atau klien.

3. Para Hypnosis

Para hypnosis adalah kondisi hipnosis yang terjadi karena pengaruh obat. Contohnya adalah pasien yang dibius atau dianestesi saat akan dioperasi. Walaupun secara fisik pasien telah ”tidak sadar” namun pikiran pasien masih aktif dan tetap dapat mendengar apa yang dikatakan oleh orang di sekitarnya.

Waking Hypnosis adalah hipnosis yang dilakukan dalam keadaan sadar. Yang terjadi adalah informasi yang disampaikan oleh orang yang dipandang sebagai figur otoritas akan dengan sangat mudah menembus critical factor / filter mental dan masuk ke pikiran bawah sadar seseorang dan diterima tanpa argumentasi atau penyelidikan lebih lanjut.

Contoh Kondisi / Lingkungan Terjadinya Hipnosis

  • Keluarga
  • Bisnis
  • Iklan
  • Agama
  • Doa
  • Highway Hypnosis
  • Environmental Hypnosis

Pandangan Gereja Katolik Terhadap Hypnotherapy

Dalam sejarah dan perkembangannya,  hipnosis modern telah diterima dan diakui oleh berbagai lembaga terkemuka sbb:

1.   Thn 1955 oleh British Medical Association

2.   Thn 1958 oleh American Medical Association

3.   Thn 1960 oleh American Psychological Association.

Gereja Katolik, pada tahun 1847 pernah mengeluar pernyataan yang mengatakan bahwa “the use of animal magnetism is indeed merely an act of making use of physical media that are otherwise licit and hence it is not morally forbidden, provided that it does not tend toward an illicit end or toward anything depraved” *.

Yang bila diterjemahkan menjadi, “penggunaan magnetisme hewani (cat: sebutan utk hipnosis di jaman Mesmer)  sebenarnya hanyalah suatu tindakan yang menggunakan media fisik yang secara hukum dibenarkan, dan oleh sebab itu secara moral tidak dilarang, dengan catatan penggunaannya tidak ditujukan untuk sesuatu yang melanggar hukum atau melanggar kemoralan”

Paus Pius XII, melalui pernyataan yang dipublikasi di tahun 1956 dan 1957**,  juga dengan sangat hati-hati memberikan persetujuan terhadap penggunaan hipnosis untuk terapi. Sikap gereja Katolik terhadap hipnosis, hingga saat ini, dapat disimpulkan sebagai berikit:

1.   Hipnosis adalah pengetahuan ilmiah yang serius, dan bukan sesuatu yang dilakukan asal-asalan.

2.   Dalam pemanfaatan hipnosis secara ilmiah harus dengan memperhatikan kehati-hatian dan tanggung jawab keilmuan dan kemoralan.

3.   Pemanfaatan hipnosis untuk anestesi mengikuti prinsip yang sama yang berlaku untuk anestesi lainnya.

*Collectanea Sanctae Congregationis de propaganda Fide, No. 1018, editio anni: 1907

**Lihat Venn, “Hypnosis for Christians” Mangan, J.T. (1959), “Hypnosis: A medico-moral evaluation”, Linacre Quanterly, 26,39.

Hypnotherapy juga sudah diajarkan di Universitas Ubaya

Hypnotherapy juga sudah diajarkan di Universitas Ubaya untuk program S1 dan S2 psikologinya. Berikut salah satu cuplikan dari website resmi universitas Ubaya:

Turun Delapan Kilo Berkat Hipnosis

Sabtu, 8 Desember 2007

Belajar sesuatu yang baru dan bermanfaat adalah sesuatu yang menyenangkan. Setidaknya begitulah bagi Rr Reina Angelique Hadikusumo, salah satu dosen di Politeknik (Poltek) Ubaya. Bermula dari hobinya yang selalu mengikuti seminar yang dapat menunjang profesinya seperti seminar kepemimpinan, Reina akhirnya tertarik mengikuti seminar hipnosis. Bukan hanya itu, Reina bahkan mengikuti kursus hipnosis dari tingkat dasar sampai master.

Selama ini, banyak yang mengira hipnosis hanya membawa pengaruh yang negatif. Namun tidak demikian bagi Reina. Menurut Reina, ilmu hipnosis pada dasarnya tidak ada yang negatif. Hanya saja, banyak orang yang menyalahgunakan hipnosis, banyak yang disimpangkan untuk berbuat kejahatan seperti ilmu gendam. Padahal hipnosis dan gendam berbeda.

Oleh sebab itulah, Reina tetap berminat mempelajari hipnosis yang mempunyai istilah NLP (……………………….). ”Pada dasarnya, pembelajaran NLP sama dengan hipnosis. Bedanya hanya pada kemasan. NLP kemasannya lebih modern dibanding hipnosis,” kata Reina.

Ilmu yang dipelajari dari kursus hipnosis rupanya membawa keberuntungan tersendiri bagi Reina. Dosen yang satu ini pernah mencoba untuk menurunkan berat badannya dengan cara menghipnosis diri sendiri. Terbukti selama sebulan, Reina dapat menurunkan berat badannya sebanyak delapan kilogram.

“Sistematika dari hipnosis adalah harus punya sugesti yang benar dari lawan yang dihipnosis. Misalnya saat seorang ibu akan menghipnosis anaknya supaya rajin belajar. Jika dari anaknya tidak ada keinginan dan kemauan untuk belajar, hipnosis tersebut tidak akan berhasil,” beber Reina. ”Untuk hipnosis yang saya lakukan, kuncinya fokus pada keinginan kita dan kepercayaan. Selain itu juga selalu berpikir positif dan berdoa pada Tuhan. Mottonya, selalu katakan pada diri sendiri bahwa yakin saya bisa dan tanpa kehendak Tuhan semuanya pasti tidak mungkin,” tambahnya.

Reina tampaknya benar-benar serius dengan kursus yang dilakukannya. Buktinya, bukan hanya kursus hipnosis yang diikutinya, hipnoterapi pun ditekuninya. Hipnoterapi sendiri merupakan bagian dari hipnosis, yang berfungsi untuk menyembuhkan. Kursus hipnosis yang diikuti oleh Reina ini, walaupun pelatihannya hanya beberapa hari tapi tetap harus dilatih setiap hari. Selain itu, Reina juga sempat belajar tentang telepati.

Meski waktu belajar hipnosis relatif singkat, banyak perubahan dan manfaat yang dirasakan Reina. Salah satunya adalah membuatnya lebih percaya diri. “Pada intinya, pikiran kita akan menangkap apa yang kita katakan. Jadi, apa yang terjadi pada kamu sekarang, itulah yang kamu pikirkan beberapa tahun yang lalu. Apa yang kamu pikirkan sekarang, akan terjadi beberapa tahun yang lalu. Dan perubahan itu, kita sendiri yang melakukannya,” pungkasnya. (neo,ra)
[mario]

Situs Resmi Warta Ubaya

http://www.ubaya.ac.id/ubaya/news_wu_detail/463/Turun_Delapan_Kilo_Berkat_Hipnosis.html

Apakah Hypnotherapy Aman? Apakah ada efek samping?

Dalam proses terapi, yang dilakukan oleh terapis, khususnya kami, hanyalah membuang emosi negatif yang terpendam di alam bawah sadar dan memberikan sugesti positif. Tidak ada penghilangan memori ataupun lain-lain hal yang aneh-aneh. Dan semua dilakukan dengan persetujuan dan sepengetahuan dari klien. Jadi apa yang saya lakukan diketahui dan diijinkan oleh klien secara detail. Nah apakah membuang emosi negatif dan memberikan sugesti positif adalah sesuatu yang berbahaya?  Saya kira itu juga yang kita lakukan sehari-hari dalam mendidik orang lain, hanya saja karena dilakukan dalam kondisi sadar, maka hasilnya seringkali sangat minim, dalam kondisi hypnosis, hasilnya akan berlipat-lipat lebih efektif.

Selain itu yang kami lakukan adalah prosedur terapi yang sudah distandarisasi dan diajarkan di S2 jurusan psikologi universitas Ubaya yang dikenal sebagai salah satu universitas dengan fakultas psikologi terbaik di Indonesia.

Jadi terapi yang kami lakukan adalah aman.

Apakah dihypnosis itu dipelototin dengan mata?

Barangkali sebagian orang memiliki pertanyaan seperti ini. Saya tidak tahu sebab persisnya, tapi mungkin karena dulu waktu kita masih kecil, seringkali melihat film kartun yang menggambarkan bahwa orang dihipnotis dengan dipelototin matanya.

Nah pertanyaannya apakah sama dengan hypnotherapy? jawabannya sama sekali tidak sama alias BERBEDA!!!

Dalam hypnoterapy, klien berada dalam kondisi tiduran dan menutup mata. Jadi sama sekali tidak ada kontak mata.

Dalam kondisi hypnosis itu kita sadar atau tidak sadar?

Sesungguhnya dalam kondisi hypnosis itu kita sadar, namun kesadaran dalam kondisi mimpi. Mirip ketika kita sedang bermimpi lalu kita menyadari bahwa kita sebenernya ada di alam mimpi. Jadi jawabannya adalah kita sadar dan mengerti situasinya. Kalau tidak sadar, bagaimana terapis bisa menggali apa yang dirasakan oleh klien? Bahkan terapis harus menjaga agar klien tidak “kebablasan” tidur.

Apakah dalam kondisi hypnosis, klien bisa berbohong?

Jawabannya YA, BISA BERBOHONG.. tapi kalau berbohong.. tentu saja resikonya efektifitas terapinya akan berkurang

Bagaimana Sebenarnya Prinsip Hypnotherapy Itu?

Proses terapi dimulai dengan cara memandu klien untuk rileks dan masuk dalam alam tidur ringan. Dimana saat di alam tidur ringan ini, klien bisa bermimpi namun masih bisa mendengarkan suara dari terapist. Alam tidur ringan ini adalah kondisi yang normal yang selalu kita lalui ketika kita hendak tidur, jadi sebetulnya klien bisa melakukan sendiri, yaitu cukup dengan meniatkan untuk tidur.

Nah, dalam alam mimpi ringan ini yang kita sebut kondisi terapi atau deep trance.. terapis melakukan pelepasan emosi-emosi negatif yang terpendam di dalam bawah sadar klien. Dimana emosi-emosi inilah yang selama ini mengarahkan hidup kita. karena kebanyakan tindakan yang kita lakukan sebetulnya banyak dikendalikan lebih oleh emosi atau perasaan dibandingkan dengan pikiran logis.

Contohnya,
1. Saat seeorang merasa depresi dan kawatir.. maka semua keputusan yang dibuat biasanya didasarkan pada rasa kawatir sehingga hasilnya pun cenderung salah dibandingkan dengan orang yang dalam kondisi mental yang “jernih”
2. Saat seseorang memiliki kebencian yang mendalam terhadap seseorang, kecenderungannya apapun yang dilakukan oleh orang yang dibencinya, pasti dianggap salah. sedangkan orang yang sedang jatuh cinta. Apapun yang dilakukan pasangan walaupun salah, akan dengan mudah dimaafkan atau bahkan terlihat tidak salah sama sekali.
3. seorang yang phobia kecoa melihat kecoa yang melintas akan menjerit, sedangkan yang tidak phobia, akan biasa-biasa saja.
4. dll

Selain itu seringkali kita merasa bahwa diri kita adalah satu, tapi sebetulnya diri kita untuk mudahnya bisa dikatakan terdiri dari dua bagian. Yaitu sadar dan bawah sadar (walaupun kalau dibagi lagi, bawah sadar kita masih bisa dibagi-bagi lagi). Seringkali orang merasa bahwa wataknya yang pemarah, pemurung, sukanya main main game, maunya makan terus, itu adalah dirinya secara sadar. Padahal sebenarnya tidak. Sifat-sifat misalnya pemarah dll itu adalah sifat yang dimilik oleh bawah sadar kita. kita bisa merasakannya jika kita cukup aware, misalnya pada saat kita ingin bisa lebih sabar tapi ternyata tetap aja tidak bisa. itu artinya pikiran sadar kita “tidak sejalan” dengan bawah sadar kita.

Proses terapi mengedukasi ulang pikiran bawah sadar kita agar sejalan dengan pikiran sadar kita. jadi tidak benar bahwa proses terapi adalah mengendalikan pikiran klien.

Justru tugas terapis adalah bagaimana membantu agar pikiran bawah sadar klien sejalan dengan pikiran sadar klien sesuai yang diinginkan oleh klien. Karena jika ada ketidaksinkronan antara pikran sadar dan pikiran bawah sadar, maka 99% akan dimenangkan oleh pikiran bawah sadar kita. jadi penting sekali agar pikiran bawah sadar kita mendukung apa yang kita inginkan secara sadar.

Misalnya,
1. Untuk orang yang phobia kecoa, pikiran sadar ingin agar dia tidak takut kecoa, namun pikiran bawah takut pada kecoa. Maka hasil akhirnya tetap saja orang akan menjerit saat ada kecoa lewat walaupun dia sudah berpikir keras bahwa dia tidak boleh takut lagi pada kecoa.
2. Orang yang pengin langsing, di benaknya ingin bisa mengontrol nafsu makannya, namun tidak bisa, karena walau secara sadar ingin, namun bawah sadarnya tidak ingin langsing.
3. secara sadar ingin punya hubungan yang harmonis tapi bawah sadarnya menolak sehingga kalau ketemu maunya berantem terus.
4. dll

jadi intinya terapi pikiran bawah sadar adalah suatu cara untuk membuat pikiran bawah sadar kita selaras dengan pikiran sadar kita. Jadi dalam prosesnya, klien harus bisa menjelaskan apa yang selama ini secara sadar diingikan namun selalu mengalami kegagalan dalam merealisasikannya. Karena kegagalan ini kemungkinan besar adalah disebabkan oleh sabotase pikiran bawah sadar kita sendiri. Tugas terapis adalah mengedukasi ulang pikiran bawah sadar klien agar mau mengikuti kemauan dari pikiran sadar.

Apa Beda Hipnotis untuk Showbiz dengan Hypnotherapy?

Kebanyakan masyarakat mungkin mengasosiasikan hypnotherapy seperti acara hipnotist di TV dimana orang disuruh nelpon pake sepatu, atau mungkin mengejar-ngejar barang yang sebenarnya tidak ada. Karena inilah mungkin orang sebagian jadi takut bila mendengar kata hipnotis.

Tapi hypnoteraphy tidak lah seperti itu, walau memang dalam proses terapi si klien mengalami kejadian yang dulu pernah dialami seperti kejadian real, tapi tidak terjadi sampai secara fisik sampai berlari-lari melihat hal yang sebenarnya tidak ada. Contohnya pada klien saya yang grogi kalau lomba renang. Klien saya bawa mengingat kembali kejadian yang membuat dia trauma, karena kita memerlukannya pelepasan emosi negatif dalam kondisi hpnosis, klien saya mengalami kembali saat berenang bertanding dengan lawan-lawannya. Tapi kondisi fisik klien saya tetap tiduran dengan tenang, waktu di dalam kondisi terapi, saya minta terjun ke air, klien saya juga tidak terjun dari kursi terapi, saya juga takut kalau sampai terjun dari kursi terapi dan sekali lagi klien dalam kondisi hypnotherapy masih bisa menolak hal-hal yang memang tidak dia inginkan.

Jadi mungkin perlu diluruskan antara hypnotis untuk show dengan hypnoterapy. Semoga bisa menjadi lebih jelas.

Manfaat Hypnotherapy Untuk Menghilangkan Mental Block

Rasanya pertanyaan ini sering sekali muncul akhir-akhir ini. Kalau dari sudut pandang pikiran, karena apa yang diberikan dalam bentuk seminar itu tidak masuk dalam bawah sadar atau kalaupun mau masuk, ditolak oleh alam bawah sadar kita karena di dalam bawah sadar kita sudah tertanam program yang lebih kuat. Sedangkan orang yang mungkin kelihatannya engga ikut seminar apa-apa malah sukses, malah jadi bos kita dan membiayai kita untuk seminar sana-sini. Coba Anda perhatikan, orang-orang yang ikut seminar biasanya adalah orang-orang yang memiliki masalah di bidang yang sama dengan yang diseminarkan. Orang-orang yang sudah tidak memiliki masalah biasanya sudah tidak ikut seminar-seminar lagi.

Misalnya, sudah ikut seminar bagaimana untuk menjadi sales yang hebat. Mengapa ada orang yang berhasil setelah ikut seminar itu dan ada yang tidak berhasil?
Bagi yang tidak berhasil kemungkinannya adalah dia tidak benar-benar menghayati sampai diterima bawah sadar. Atau ditolak oleh bawah sadar, bagaimana bawah sadar menolaknya? Bayangkan bagaimana bawah sadar bisa menerima seminar untuk menjadi sales yang hebat bila bawah sadar Anda berkata pekerjaan sales adalah memalukan atau kurang bergengsi? Walaupun ikut seminar, orang yang punya bawah sadar seperti itu pasti tidak akan bisa beranjak untuk mencari klien, mungkin belum ketemu klien aja sudah gemetar. Contoh lain ikut seminar kiat-kiat mencari pasangan hidup yang tepat misalnya, bagaimana bisa sukses kalau bawah sadarnya trauma pada perkawinan, mungkin karena melihat perkawinan orang tuanya yang mungkin suka berantem atau (maaf) kawin cerai? Dan masih banyak lagi contoh-contoh yang mirip. Kita menyebutkan sebagai ada mental blok.

Kesimpulannya, bila di dalam diri Anda masih terhadap mental blok, akan lebih sulit (bukan berarti tidak bisa) untuk bisa merubah diri Anda. Anda harus berusaha dengan lebih keras dan lebih lama. Tergantung sekuat apa mental blok Anda. Dengan Hypnotherapy, mental blok bisa dihilangkan hanya dengan cepat,  bisa hanya dengan 1  s/d 4 sesi terapi saja.

Apakah dengan Hypnotherapy dijamin pasti sembuh?

Mungkin pertanyaan ini akan timbul pada calon-calon klien.  Juga timbul saat saya dulu belum mempelajari hypnotherapy :)

Sebetulnya jawabannya udah obvious. yaitu jawabannya: BELUM TENTU

Kenapa? karena kita bukan Tuhan :) selain itu juga terkadang ada hambatan faktor lain yang mempersulit proses terapi. yaitu misalnya, klien yang sedang minum obat penenang biasanya lebih sulit diterapi.  Walau tetap ada yang bisa.  Atau klien yang baru saja mengkonsumsi narkotik.

Tidak ada orang atau dokter yang sangat hebat sekalipun yang bisa menjamin bisa 100% menyembuhkan semua pasiennya. Apakah kalau kita sudah membayar ratusan juta untuk operasi dengan alat-alat yang paling canggih juga meminum obat yang paling mahal dijamin pasti sembuh? jawabannya Anda tentunya sudah tau sendiri bukan :)

Sama seperti dokter medis pada umumnya, terapi klien adalah suatu kontrak upaya, bukan kontrak hasil.  Yang bisa kami janjikan adalah persentase keberhasilan yang sangat tinggi. Bukan jaminan 100%.

Apakah Dalam Hypnosis Pikiran 100% Dikendalikan Oleh Terapis?

Orang mengira bila dihipnosis maka semua rahasia akan terbongkar dan tidak ada privacy lagi, pada kenyataanya kondisi hypnosis adalah kondisi dimana kita masih sadar akan siapa diri kita. sehingga dalam kenyataan prakteknya walaupun dalam kondisi deep trance. Klien masih memiliki kesadaran dan kebebasan apakah dia mau menjelaskan pada terapis kejadian yang menyebabkan trauma atau tidak.

Hal ini telah saya alami sendiri pada apa yang terjadi pada klien-klien saya maupun pengalaman dari teman-teman terapis lainnya. Terkadang klien masih menyembunyikan hal yang sebenernya merupakan trauma penyebab masalah yang sekarang timbul, mungkin karena klien malu atau takut membayangkan kembali kejadian yang traumatis tersebut. Hal ini tentu saja menjadi hak klien, namun juga menjadi konsekwensi bahwa kesembuhan klien otomatis menjadi tertunda atau bisa dibilang tidak tuntas. Namun dalam hal ini, terapis tidak bisa melakukan apa-apa. Semuanya tergantung dari si klien sendiri.

Bahkan dalam kondisi deep trance, misalnya seseorang yang taat beragama, tidak akan mau bila diminta membayangkan hal-hal yang bertentangan dengan keyakinan agamanya.

Jadi dalam kondisi deep trance, pikiran klien masih memiliki kebebasan untuk memilih dan memutuskan apakah mau mengikuti permintaan dari terapis atau tidak. Itulah salah satu sebab metoda ini disebut Clien Centered Hypnoterapi.

Apakah Kalau Dihypnosis Semua Rahasia Otomatis Terbongkar?

Pada saat saya mencari akar masalah, tidak seperti yang mungkin dilakukan dalam konseling-konseling dalam level pikiran sadar. Dimana konseling yang dilakukan dalam level pikiran sadar mungkin harus tau semua kejadian yang dianggap rahasia untuk kemudian dianalisa kira-kira mana yang membuat masalah pada si klien.

Namun dengan cara hypnoterapy, saya tidak perlu tanya berbagai macam masalah yang dialami klien, saya hanya perlu tau apa masalahnya (misalnya masalah saya adalah kegemukan, saya suka marah-marah, saya suka sakit kepala dst..) tanpa saya perlu tahu kejadian-kejadian apa yang terjadi pada kehidupan klien sehari-hari yang dianggap “rahasia” yang menyebabkan masalah-masalah itu.

Nanti setelah masuk dalam kondisi hypnosis, saya tinggal mencari akar masalah dari masalah yang timbul, dan nanti bawah sadar akan memperlihatkan penyebabnya, akan langsung loncat ke masa awal masalah itu timbul. Jadi saya tidak perlu mengorek semua kejadian yang ada. Langsung ke satu kejadian spesifik yang menyebabkan masalah itu timbul. Jadi masalah iklien tidak perlu menjelaskan melebar kemana-mana. Dan kalaupun klien tidak mau mengutarakan, itu bisa kok dalam kondisi hypnosis klien memutuskan untuk tidak mau menjelaskan ke terapis, hanya saja konswkensinya terapinya mungkin jadi tidak tuntas.

Kebanyakan analisa pikiran sadar terhadap suatu penyebab masalah tidak tepat. Bukan itu penyebabnya. Kebanyakan klien sering heran dengan akar masalah yang ternyata seringkali sama sekali tidak terpikir bahwa itu adalah penyebabnya. Di kalangan terapis sudah punya mindset kalau si klien mencoba menjelaskan analisa dia mengenai penyebab masalah, kita hanya manggut-manggut sambil mencatat, padahal sebenernya dalam hati kita, paling-paling entar bawah sadarmu memperlihatkan hal yang berbeda dengan yang kamu jelasin. Tapi kadang ada juga sih yang sama, walaupun kayaknya kok jarang sekali.

Jadi misalnya, ada orang yang selalu takut-takut kalau berbicara di depan umum, saya bisa aja tidak perlu tau kejadian-kejadian memalukan apa yang pernah terjadi dengan klien, asal saya tau problemnya adalah takut berbicara di depan umum saja biasanya sudah cukup. Saya akan langsung bawa orang ke dalam kondisi hypnosis, dan biasanya akan langsung loncat pada kejadian pertama kali penyebab masalah itu timbul. Misalnya ternyata dulu pernah ditakut-takutin keluarganya kalau entar salah bicara akan bikin malu keluarga (hanya contoh) dan karena kejadian itu terjadi pada masa kecil, maka membuat trauma yang membekas. (Kebanyakan akar masalah ada di masa kecil dimana bawah sadar masih sangat mudah dipengaruhi)

Saya sendiri juga tidak perlu mengetahui terlalu detail apa masalahnya, saya hanya perlu mengetahui titik mana yang menyebabkan trauma terjadi. Karena saya sendiri juga tidak ingin terlibat dalam masalah klien. Ngurus masalah sendiri aja sudah pusing, ngapain ikut-ikutan terlibat dalam masalah klien, begitu kira-kira. Dan kalau terapis sudah terlibat dalam masalah klien, apalagi secara emosional, bisa jadi hasil terapinya akan kurang maksimal.

Dan dalam profesi ini juga ada kode etik untuk tidak boleh membuka masalah klien, jadi buat saya, semakin saya tidak tau masalah klien, semakin ringan beban mental saya. Jadi saya sesudah terapi juga tidak mau mengingat-ingat lagi masalah-masalah si klien.

Semoga menjadi lebih jelas.

Bagaimana Rasanya Masuk Dalam Kondisi Hypnosis?

Kondisi terapi adalah kondisi saat orang sudah hampir tidur namun masih sadar, jadi tepat pada ambang sebelum tidur. Saat itu pikiran sadar sudah sangat rileks namun masih sadar dan harus masih bisa mendengar suara terapis. Kalau kebablasan, klien bisa masuk ke dalam kondisi tidur dimana terapis harus sedikit membangunkan klien agar tetap bisa mendengar instruksi dari terapis.

Ketika orang masuk dalam kondisi terapi yang dalam, badan terasa sangat rileks. Sangat rileks sehingga tubuh serasa sangat berat dan menempel pada kursi atau kasur (kalau tiduran di kasur). Kepala seperti terasa menancap di sandarannya, setelah dibangunkan kadang klien merasa otot-ototnya sangat lemas sehingga berat untuk digerakan. Setelah beberapa saat baru mulai bisa bangun karena terjadi rileksasi yang sangat pada seluruh otot-otot tubuh. Kondisi rileksasi yang dalam ini juga baik untuk memberikan istirahat yang dalam pada otot-otot kita.

Pikiran sangat nyaman dan damai. Bahkan beberapa orang masuk sangat dalam sehingga mendapatkan kedamaian yang sangat menyenangkan sampai ketika sudah selesai tidak mau dibangunkan, harus diancam dulu bahwa waktu sudah habis, kalau mau terus dalam kondisi terapi kita persilahkan, namun argo jalan terus. He…he…he… saat itu baru klien yang merasa sangat keenakan itu mulai menghitung bawa uang berapa dan mikir mau terus apa nambah dan biasanya sih memutuskan untuk bangun.

Jadi kondisi terapi selain sangat rileks juga sebenarnya masih sadar. Berbeda dengan orang yang tertidur atau dibius yang notabene tidak ingat dan tidak bisa mendengar apa-apa.

Hypnotherapy Efektif untuk Menemukan Sumber Stress atau Akar Sifat Buruk

Berdasarkan pengalaman terapi yang saya lakukan sendiri ataupun pengalaman dari teman-teman terapis lainnya kebanyakan klien salah mengidentifikasi sebab dari stress ataupun sifat buruk yang dimiliki. Karena sumber stress ataupun sifat buruk/penyakit sudah dimulai ketika terjadi trauma dengan skala kecil, kita para terapis menyebutnya sebagai ISE (Initial Sensitizing Event), kemudiah trauma itu semakin diperkuat dengan kejadian-kejadian berikutnya yang mirip dengan kejadian pertama, sehingga benar-benar paling terasa adalah pada kejadian terakhir. Klien biasanya mengira kejadian terakhir yang paling dirasakan yang merupakan sebab masalah, namun ketika dirunut dalam alam bawah sadar, yang muncul seringkali atau kebanyakan adalah kejadian-kejadian yang sama sekali tidak dikira sebagai penyebab.

Salah satu contoh dari klien saya adalah orang yang mudah sekali takut pada orang, selalu takut dimarahin sehingga tidak berani bertanya ataupun melangkah. Ketika masuk dalam alam bawah sadar, baru terlihat bahwa penyebab kejadiannya adalah ketika masih kecil ketika ayahnya marah karena suatu hal saking marahnya sampai si ayah hendak memukul si anak dengan benda keras. Nah disitu perasaan takutnya telah menancap di alam bawah sadar, dan secara tidak sadar sampai dewasa terus terbawa, sehingga ketika menghadapi orang lain, perasaan itulah yang selalu mucul.

Oleh sebab itu salah satu kelebihan terapi bawah sadar adalah kemampuannya untuk mengenali akar masalah, sehingga penyembuhan akan lebih mudah dan lebih singkat karena masalah ditangani ketika masih kecil/baru muncul dan lebih tuntas karena memang akar masalahnya yang kita tangani. Sehingga masalah kepribadian yang kelihatannya sulit pun seringkali bisa tuntas hanya dengan sekali atau dua kali terapi.

Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes