Dalam kondisi hypnosis itu kita sadar atau tidak sadar?

Ini adalah pertanyaan yang sangat sering ditanyakan dan memang sering terjadi salah persepsi disini.

Sesungguhnya dalam kondisi clinical hypnosis itu kita sadar,  dan mengerti semua prosesnya.  Kalau tidak sadar, bagaimana terapis bisa berkomunikasi dengan klien? Bahkan terapis harus menjaga agar klien tidak “kebablasan” tidur.

Setelah terapi selesai, klien akan mengetahui dan ingat apa yang terjadi selama proses terapi.  Jadi tidak seperti yang dipersepsikan orang bahwa terhipnosis itu menjadi tidak sadar.

Saya sering bertanya pada klien saya. “Menurut Anda kalau saya isengin  Anda dalam kondisi hypnosis apa bisa?, apakah bisa saya memberikan sugesti yang bertentangan dengan kemauan Anda”  Samua klien saya menjawab “Tidak bisa karena saya merasa sadar sepenuhnya”. Memang betul sekali jawaban klien saya itu, dalam kondisi hypnosis,  terapis tidak bisa memberikan perintah secara sembarangan karena akan ditolak oleh klien.

Nah kalau ada yang tanya, kalau gitu gendam itu caranya bagaimana? kok bisa secara tidak sadar orang bisa menyerahkan hartanya? jawaban saya:  Saya tidak tahu, menurut saya itu ilmunya berbeda dengan saya.

Lalu ada yang tanya, apa bedanya dengan yang di TV? nah itu namanya stage hypnosis, ilmunya walau mirip tapi berbeda dengan saya.  Dan seperti yang namanya sulap, itu tetap menjadi rahasia dari seorang stage hipnotist.

Sebetulnya kalau kondisi tidur atau kondisi dibius dalam operasi malah jauh lebih tidak sadar lagi. Saat tidur atau dibius kita bisa “dikerjai” oleh teman kita tanpa kita terasa.  Namun dalam kondisi hypnosis, kita tidak bisa “dikerjai” jadi kesadaran Anda masih pegang kendali.

 

This entry was posted in 2. Pertanyaan dan Informasi seputar Hypnotherapy. Bookmark the permalink.

Leave a Reply