Bagaimana Rasanya Masuk Dalam Kondisi Hypnosis?

Kondisi terapi adalah kondisi saat orang sudah hampir tidur namun masih sadar, jadi tepat pada ambang sebelum tidur. Saat itu pikiran sadar sudah sangat rileks namun masih sadar dan harus masih bisa mendengar suara terapis. Kalau kebablasan, klien bisa masuk ke dalam kondisi tidur dimana terapis harus sedikit membangunkan klien agar tetap bisa mendengar instruksi dari terapis.

Ketika orang masuk dalam kondisi terapi yang dalam, badan terasa sangat rileks. Sangat rileks sehingga tubuh serasa sangat berat dan menempel pada kursi atau kasur (kalau tiduran di kasur). Kepala seperti terasa menancap di sandarannya, setelah dibangunkan kadang klien merasa otot-ototnya sangat lemas sehingga berat untuk digerakan. Setelah beberapa saat baru mulai bisa bangun karena terjadi rileksasi yang sangat pada seluruh otot-otot tubuh. Kondisi rileksasi yang dalam ini juga baik untuk memberikan istirahat yang dalam pada otot-otot kita.

Pikiran sangat nyaman dan damai. Bahkan beberapa orang masuk sangat dalam sehingga mendapatkan kedamaian yang sangat menyenangkan sampai ketika sudah selesai tidak mau dibangunkan, harus diancam dulu bahwa waktu sudah habis, kalau mau terus dalam kondisi terapi kita persilahkan, namun argo jalan terus. He…he…he… saat itu baru klien yang merasa sangat keenakan itu mulai menghitung bawa uang berapa dan mikir mau terus apa nambah dan biasanya sih memutuskan untuk bangun.

Jadi kondisi terapi selain sangat rileks juga sebenarnya masih sadar. Berbeda dengan orang yang tertidur atau dibius yang notabene tidak ingat dan tidak bisa mendengar apa-apa.