Bagaimana Agar Hasil Hipnoterapi anak bisa sukses?

Dalam beberapa kasus, seringkali saya memiliki klien ibu yang ingin agar anaknya yang umurnya masih di sekitar 10 tahun untuk diterapi.

Permasalahan terapi pada anak kecil adalah bahwa seringkali si anak tidak mau diterapi karena takut.  Ada ibu yang tidak memberi tahu ke anak bahwa si anak hendak diterapi. nah ini benar-benar menjadi masalah karena untuk bisa diterapi, seseorang klien, bahkan anak kecilpun, harus mau untuk mengikuti prosedur-prosedur yang harus diikuti.  Jika si anak menolak, tentu saja terapis akan sulit untuk melakukan terapi. Jadi sebaiknya sebelum terapi dilakukan, pastikan bahwa si anak menyadari bahwa dia memiliki suatu masalah dan mau untuk dibantu dibereskan masalahnya itu yang akan membuat si anak akan menjadi lebih baik. Biasanya anak bisa dibujuk dengan bahwa dengan ikut terapi maka si anak akan lebih sehat atau gembira setiap harinya. Bahwa terapinya sangat nyaman, hanya tinggal tiduran, tidak ada suntikan ataupun obat apapun.  Ibaratnya anak sakit, kalau si anak tidak merasa sakit, tentunya akan sulit untuk mengajak anak ke dokter.

Namun andaikata si anak bersedia diterapi,  masalahnya juga tidak berarti sesimple itu, karena terkadang setelah digali di alam bawah sadar, ternyata baru ketahuan bahwa penyebab perubahan perilaku si anak  atau penyakit si anak adalah karena perilaku si orang tua sendiri. Dalam kasus ini orang tua harus siap untuk berubah. Jika orang tua tidak bisa berubah, maka jika orang tua menghendaki anaknya berubah, orang tua harus siap juga untuk diterapi demi kebaikan anak.

Kecuali bila ternyata setelah digali, ternyata penyebabnya adalah faktor lingkungan, dalam hal ini tentunya orang tua tidak perlu ikut diterapi.

Dalam beberapa kasus yang memang penyebabnya dari orang tua, bahkan perilaku si anak sudah berubah walau belum diterapi, ketika orang tua sudah diterapi terlebih dahulu. Karena secara otomatis perilaku orang tua yang menjadi lebih baik misalnya menjadi lebih sabar dan penyayang, akan membuat si anak berubah dengan sendirinya.

Dalam beberapa kasus, ternyata masalah telah mulai timbul sejak si anak masih dalam kandungan.  Dalam hipnoterapi cukup umum dijumpai bahwa akar masalah terjadi saat anak masih bayi atau masih di dalam kandungan. Jadi  sebaiknya hati-hati bersikap dan bertingkah laku jika sedang mengandung, jangan bicara sembarangan dan bersikap negatif, karena bawah sadar janin sudah bisa merekam kejadian yang ada di luar tubuh Ibunya.