Apakah Hanya Masalah Berat yang Perlu Hypnotherapy?

Dari pengamatan saya terhadap klien-klien saya sendiri mapun dari sharing bersama teman-teman terapis lainnya, saya melihat bahwa sebenernya masalah yang berat itu seringkali tidak hanya disebabkan oleh trauma yang berat.

Seringkali masalah-masalah kecil yang dibiarkan berlarut-larut pun ternyata membawa akibat yang buruk. Misalnya kadang klien datang hanya dengan masalah soal malas belajar, malas bekerja, maunya nonton video terus. Saya pikir mustinya ini masalah kecil, sesuatu kelemahan yang memang biasa terdapat pada manusia. Tapi ternyata masalah-masalah kecil ini bisa mengganggu untuk bisa mendapatkan kehidupan yang ideal bila dibiarkan.

Misalnya malas mencari prospek untuk agen asuransi, efeknya ya udah jelas karirnya mandeg disitu-situ aja, ternyata dengan dibiarkan akhirnya membuat dia mungkin jadi stress karena jadinya penghasilan tidak bisa mencukupi.

Takut bicara di depan umum, takut ketinggian ternyata ini sangat menjadi problem ketika seseorang akan dipromosikan jabatan yang menuntut untuk bicara di depan umum atau sering traveling ke luar negeri.

Dan dari hasil terapi ternyata memang hal-hal kecil itu ternyata memang memiliki sumber pengganggu dari pikiran yang terkadang sulit untuk dihandle oleh diri sendiri. Bagi yang sudah mengerti soal hypnoterapy, kita menyebutnya ada part atau bagian dari diri klien yang memang tidak mau si klien melakukan hal yang sebenernya diinginkan oleh pikiran sadar si klien. Part ini selalu mensabotase usaha sadar si klien.

Misalnya ketika klien ingin menabung/berhemat, part yang mensabotase ini akan terus memunculkan alasan-alasan mengapa si klien harus membeli barang ini atau barang itu. ketika jalan-jalan ke mall, selalu timbul pikiran saya butuh barang ini saya butuh barang itu. sehingga akhirnya pikiran sadar si klien ini selalu dipenuhi berbagai macam ide yang semuanya bersifat spending sampai akhirnya mungkin kalau ekstrem bisa sampai dikejar-kejar debt collector kartu kredit.

 

Disclaimer

Hasil hipnoterapi bisa berbeda untuk orang yang berbeda. Keberhasilan yang satu tidak dapat dijadikan patokan bahwa semua terapi pasti berhasil 100%, banyak faktor lain yang harus diperhitungkan seperti tingkat sugestibilitas, kepasrahan klien dan ketepatan klien dalam menjalani prosedur terapi.

Share
This entry was posted in 1. Pertanyaan dan Informasi seputar Hypnotherapy. Bookmark the permalink.

Leave a Reply